Lalu Ibnu: Cabor Banyak Walk Out, KONI NTB tak Mungkin Keluarkan SK

Lalu Ibnu Hajar, Ketua Presidium  Pemuda Indonesia NTB

Lombok Tengah (Potkotantb.com)- Ketua Presidium Pemuda Indonesia (KPPI)  NTB, Lalu Ibnu Hajar mengaku, KONI NTB tidak mengakui hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), pemilihan ketua KONI Loteng, sehingga tidak akan pernah mengeluarkan SK. "Jelas waktu Musorkab itu, kan banyak cabor peserta Musorkab yang walk out dari sidang, jadi KONI NTB telah menganggap itu cacat hukum, jadi itulah yang menjadi pertimbangan utama SK tidak diterbitkan," paparnya, Senin (19/04).

Akibat sebagian besar cabor tidak memberikan hak suara saat musorkab tersebut, itu disebabkan panitia dan pimpinan sidang dianggap tidak  fair flay dalam sidang dengan membuat aturan baru.

Serta melanggar aturan yang telah di tetapkan oleh pansel calon ketua umum KONI Lombok Tengah. "Justru kami apresiasi kinerja KONI NTB yang membentuk tim verifikasi terkait hasil Musorkab di kuta itu dan saya menyarankan untuk segera menyelenggarakan musorkab luar biasa, guna menyatukan kembali cabor-cabor yang terbelah akibat Musorkab di kuta ," cetusnya 

Selanjutnya, masalah keluhan Ketua KONI versi Musorkab Kuta yang mengeluh atas lambannya SK serta Vendor yang belum dibayar, itu kan tanggung jawab panitia Musorkab, bukan tanggung jawabnya KONI NTB. Ungkapnya.

"Sebaiknya pak M.Samsul Qomar belajar lagi tentang aturan musorkab, ketika sekarang hutang numpuk lantas mau menuduh KONI Provinsi NTB yang tidak-tidak, itu salah besar," tandasnya. (AP)