MAN 2 Mataram Raih Prestasi Tingkat Nasional

Penyerahan 129  medali tingkat Nasional
Mataram (Postkotantb.com) - Prestasi demi prestasi kembali dipersembahkan oleh puluhan siswa MAN 2 Mataram dalam berbagai even tingkat Nasional. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah 129 medali Nasional berhasil dibawa pulang di akhir Maret-awal April 2021 lalu pada 16 even. Tentu ini merupakan prestasi yang luar biasa spektakuler dan kado sambut bulan Ramadhan yang mulia buat madrasah. Deretan prestasi-prestasi itu terangkum dalam ulasan berikut.

Ajang Kompetisi Sains Nasional Enura Institute (EMP) menyumbang delapan medali, yakni pada dua bidang: Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Olimpiade Bahasa Inggris menyumbang lima medali, deretan siswa ini yakni: Rangga Cahya Prasetya (emas), Selvi Mandasari (perak), Bq. Widya Kaweryan (Perak), Naylla Salsabila Putri (Perak), dan Bq. Neysa Salma (Perak). Olimpiade Bahasa Indonesia menyumbang tiga medali, yaitu: Shofia Akmal meraih perak, M. Aprian Rahmat meraih perunggu dan Nayla Azzara Syafitri meraih perunggu.

Olimpiade Sains Alfgest (OSA) meraih dua medali yakni: M. Abiyyun Hafiansyah meraih emas dan Zhorif Haidar Darussalam meraih perak. Olimpiade Sains Nusantara (OSN) menyumbang satu medali perak bidang Fisika, yakni Qudratunnada Shofia Najla. 

Even National Science Competition (NSC) sebagai ajang penyumbang medali terbanyak, yakni sejumlah 42 medali dengan rincian: (1) Olimpiade Astronomi menyumbang tujuh medali yang terdiri atas empat medali perak dan tiga medali perunggu. Empat medali perak tersebut diraih oleh: Putri Kurnia Chairunnisa, Azizah Tasyarani Khairunnisa, Chaerunnisa Sumiatun Efendi dan Tazkia Lazulfa Kusnadi. Tiga medali perunggu diraih oleh: Rizky Maulana Ramdhani, Sabrina Nurrahmah Pertiwi dan Imam Taufan Hidayat.

(2) Bidang Ollimpiade Kimia menyumbang tiga medali perak dan dua medali perunggu. Medali perak diraih oleh: Olyvia Syafira Putri Jayanti, Tazkia Adlina dan Rizka Isnaeni. Medali perunggu diraih oleh: Imam Wahyu Dwi Asri dan Lalu Arsyl Wahyu Ramdhani. (3) Olimpiade Informatika menyumbang dua medali perunggu, yakni: Tria Henas Kinasih dan M. Anhar Solihin. (4) Olimpiade Matematika menyumbang tiga medali emas dan tiga medali perak. Medali emas diraih oleh: Ikhwan M Faried, M. Riawan Naufal dan Enggar Tri Putra Raharja. Medali perak dicapai oleh: Fawwaz Aqila Putri, Rizki Nurhidayat dan Dian Mar’atus Sholeha.

(5) Pada Olimpiade Biologi menyumbang empat medali perak dan satu medali perak. Emas diraih oleh: Sriana Pratiwi, Diva Aulia Safitri, Rangga Cahya Prasetya dan Izzuddin Athar, sedang perak diraih oleh Hilma Alifah Baskoro. (6) Pada Olimpiade Fisika menyumbang delapan medali, dengan rincian enam medali emas dan dua medali perak. Peraih emas pada even ini yaitu: Alfiana Nur Ratri Fitria, Alya Dwi Pangesti, Faiqa Wizda Nailah, Halimatul Hanafiyyah, Qudratunna Shofia Najla dan Zhorif Haidar Darussalam. Perak diraih oleh Muhammad Abiyyu Hafiansyah dan Ahmad Amartia Nurfiqri. (7) Olimpiade Geografi menyumbang sembilan medali, yakni: empat medali emas dan lima medali perak.  Emas diraih oleh: Hana Novita Fitri, Baiq Nur Amna Fitriani, Safira Aurora Nur Rochman dan Dwi Arniilaili Masnun. Perak diraih oleh: Afifah Kamilatul Unsha, Dita Syaharani, Haida Alfadila, Ayu Sugi Ratna Dewi dan Nabila Putri.

News Generation Olympiad (NGO) menyabet 29 medali pada empat cabang olimpiade, yakni: Olimpiade Bahasa Inggris, Olimpiade Geografi, Olimpiade Ekonomi dan Olimpiade Sosiologi. Olimpiade Bahasa Inggris menyumbang 11 medali, dengan rincian tiga medali emas, tujuh medali perak dan satu medali perunggu. Peraih emas adalah: Arylis Alusa, Alifia Azalia Hassya dan Nabila Pandora. Peraih medali perak, yakni: Baiq Nesya Salma, Selvi Mandasari, Hanifah Difa, Azzahra Alif Salsabila, Alya Putri Syakira, Baiq Wiya Kaweryan dan Nayla Salsabila. Peraih medali perunggu pada olimpiade ini adalah Ade Latifah.

Lomba Olimpiade bidang Geografi pada NGO mendapat satu emas dan delapan medali perak. Medali emas diraih oleh Dita Syaharani, sedang medali perak diraih oleh: Baiq Nur Amna F, Safira Aurora, Dwi Arnilaili Masnun, Azzy Zaenun, Haida Alfaida, Ayu Sugi Ratna Dewi, Hana Novita Putri dan Nabila Putri. Olimpiade Ekonomi menyumbang lima medali, tiga perak dan dua perunggu. Medali perak dicapai oleh: Marlita Wulansari, Lalu Fahril Dwi S dan Yolanda Chandrawati, sedang medali perunggu diraih oleh Irna Salsabila dan Hafizoh Yustia Ayu. Olimpiade Sosiologi menyumbang empat medali, diraih oleh: Riri Rahmawati, Afifah Kamilatun Unsa, Arsy Yuliastri dan Nazmi Aulia Rachmin.

Kegiatan pada Kompetisi Matematika Nasional ada enam medali yang dipersembahkan oleh siswa MAN 2 Mataram, yakni satu emas, satu perak dan empat medali perunggu. Raihan medali-medali tersebut oleh: Muhammad Riawan Nafal (emas), Ikhwan M Faried (perak), Fawwaz Aqila Putri (Perunggu), Rizki Hidayat (perunggu), Dian Mar’atus Sholeha (perunggu) dan Enggar Tri Putra Raharja (perunggu).

Ada 35 medali yang berhasil diraih pada Olimpiade Enura Mencari Potensi (EMP) Nasional pada cabang olimpiade: IPA, IPS, dan Matematika. Pada cabang Olimpiade IPA meraih 21 medali, dengan medali emas sebanyak delapan medali, perak dengan lima medali dan perunggu dengan delapan medali. Delapan siswa peraih emas, yakni: Hilma Alifah Baskoro, Imam Wahyu Dwi Asri, Naufal Fadhil Rosandi, Halimatul Hanafiyyah, Izzuddin Athar, Sriana Pratiwi, Rangga Cahya dan M. Iqbal Daniswara. Lima siswa peraih perak, yakni: Alya Dwi Pangesti, Olyvia Syafira Putri, Rizka Isnaeni, Zhorif Haidar Darussalam dan Qudratunnada SN. Bidang olimpiade Matematika menyumbang dua medali perak, yakni: Fawwaz Aqila Putri dan Enggar Tri Putra Raharja.

Cabang Olimpiade IPS menyumbang 12 medali dengan rincian tiga medali emas, lima medali perak dan empat medali perunggu. Tiga medali emas dicapai oleh: Fahril Dwi Suryadi, Irna Salsabila dan Dita Syaharani. Lima medali perak diraih oleh: Marlita Wulansari, Safira Aurora Nur Rachmani, Yolanda Chandrawati, Baiq Nur Amna Fitriani dan Hafizhoh Yustia Ayu. Empat medali perunggu diraih oleh: Afifah Kamilatul Unsha, Ayu Sugi Ratna Dewi, Hana Novita Fitri dan Dwi Arnillaili Masnun. (YN/Net)