Menuju Revitalisasi Pemuda, PD Pemuda NW Loteng Gelar Musyawarah Daerah

Foto Bersama Setelah Acara Musda ke X 

Lombok Tengah (postkotantb.com)- Setelah masa kepengurusan lama berakhir, Pengurus Daerah (PD) Pemuda NW Lombok Tengah (Loteng), kembali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke X (10) untuk menentukan Ketua yang baru. 

Kegiatan Musda ini terselenggara di Zeinta House Coffee n' Resto Dasan Cermen Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Loteng, Sabtu (3/4), dihadiri Ketua Umum PBNW NTB, Ketua DPD NW Loteng, Kepala Kantor Kementerian Agama (Menag) Loteng, Dandim 1620/Loteng diwakili Danramil 1620-07/Batukliang serta Kapolres Loteng diwakili Kapolsek Batukliang.

Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB, Ketua Careteker Pemuda NW Loteng, Sekeretaris Careteker Pemuda NW Loteng dan para peserta sekaligus tamu undangan sebanyak 50 orang. Musyawarah ini mengusung tema, Revitalisasi Pemuda NW menuju Lombok Tengah Maju dan Berjaya.

Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Wathan (PBNW), Raden Tuan Guru Bajang, TGH. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani.

Dalam sambutannya, Ketua panitia Musda ke X Rohaisunil Hamdi, QH, berharap kepada para kandidat agara mampu berbuat yang terbaik dan bisa bersinergi dengan pengurus NW lainnya. Dalam kesempatan itu, Hamdi menyampaikan apresiasi atas Suksesnya kegiatan musyawarah. 

Kata dia, kesuksesan tersebut tidak terlepas dari kerjasama sejumlah pihak. Terutama, sumbangsih Ketua DPD NW Loteng dan pihak terkait lainnya. Baik moril maupun materil. "Saya ucapkan terimakasih kepadabtamu undangan yang telah hadir pada acara ini, dan kami mohon maaf jika ada salah dalam penyambutan kami," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB, Ustaz Dr. L. M. Nurul Wathoni, QH., M.Pdi., mengimbau, siapapun kandidat yang terpilih sebagai Ketua PD Pemuda NW Loteng, dapat memberikan warna positif serta mampu berorientasi di sektor pendidikan maupun dakwah.

"Politik adalah wasilah untuk memperbesar NW itu sendiri tetapi jangan setelah jadi pejabat lupa tentang pendidikan dan dakwah, pemuda NW harus mampu hadir dalam beberapa aspek. Salah satunya aspek pendidikan dan dakwah itu sendiri, Pemuda NW itu harus mampu berlari sepeti mobil Jeap yang mampu jalan dalam medan dimana saja. Baik jalan rusak, apalagi yang bagus," imbaunya.

Menurutnya, Lombok Tengah merupakan daerah yang komplek. Terlebih dengan  dibangunnya sirkuit motoGP. Maka demikian, pemuda NW harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak. "Semoga Musda melahirkan pemimpin yang mampu memperkuat kekompakan organisasi dan mampu mempertahankan organisasi dari oknum yang mau merusak organisasi NW," harapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Loteng, diwakili oleh H. Muksin, memaparkan, Pemuda harus bisa menemukan jati diri agar senantiasa mandiri dengan bekal potensi diri. Dia berharap, organisasi NW mampu menggebleng dan mengasah kemampuan para pemuda 

"Mudah-mudahan Pemuda Lombok Tengah khususnya adik adik dari NW mampu mandiri dan berdaya saing,"

Lanjut dia, Lombok Tengah merupakan Ikon Provinsi NTB. Karena selain sirkuit, KEK Mandalika menjadi gerbang Provinsi NTB. Tentunya daerah ini mencari generasi yang mampu mempersembahkan yang terbaik untuk daerah. 

"Kami Pemkab Lombok Tengah menaruh harapan pada adik-adik Pemuda NW, agar bisa meningkatkan potensi diri. Sehingga kedepannya menjadi pemuda yang bisa diandalkan," ungkapnya.

Sedangkan Al Irsyadat Wat Taujihad PBNW, Syaikhuna Raden TGB. KH. L. Gede M. Zainuddin Atsani, Lc., M.Pdi., berpesan, bersatunya NW tersirat hikmah, bahwasannya seluruh pihak yang tergabung dalam organisasi ini, harus melaksanakan setiap wasiat dari pendiri NW, Maulana Syekh.

"Mudah-mudahan pemuda NW, khususnya pemuda Lombok Tengah sukses. Semoga kita tetap bersatu. Kita tidak boleh tercecer. Harapan kami dari PBNW agar para pemuda NW mampu hadir dalam pembangunan yang ada di Negeri ini khususnya di NTB dan bukan hanya membangun masyarakat NW saja, tetapi masyarakat NTB," tutupnya.(AP)