Cegah Lonjakan Kasus Korona, Polsek Cakranegara Optimalkan Edukasi

Kapolsek Cakranegara, Kompol Zaky Maghfur

Mataram (postkotantb.com) - Dalam rangka menindaklanjuti arahan Kapolresta Mataram, disamping tindakan preventif, Polsek Cakranegara akan mengoptimalkan pengamanan terhadap aktivitas masyarakat jelang Lebaran, melalui upaya preemtif.

Yakni dengan memberikan edukasi melalui imbauan tentang protokol kesehatan, bahaya terpapar virus korona, serta berkaitan tentang larangan pemerintah agar tidak mudik lebaran. Upaya demikian dilaksanakan Mengingat aktifitas masyarakat meningkat menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Sebagai pihak yang memberikan perlindungan Pengayoman dan pelayanan masyarakat. Kami juga bertugas untuk melindungi masyarakat dari bahaya terpapar Covid 19," ujar Kapolsek Cakranegara, Kompol Zaky Maghfur, Dikonfirmasi Kamis Kemarin.

Upaya pengamanan terhadap penularan virus tersebut, kata dia, didasari kejadian di negara India. Sebelumnya, per hari tercatat sebanyak 11 ribu orang terpapar Korona. Namun, Belum lama ini, angka tersebut meroket 300 ribu orang terpapar virus tersebut. Dikhawatirkan, padatnya aktivitas jelang hari raya, terutama kegiatan mudik lebaran, menyebabkan angka pasien terpapar virus korona di wilayah Cakranegara, melonjak.

"Jika bidang kesehatan mengatakan Mencegah lebih baik daripada mengobati maka kepolisian juga seperti itu. Baik tindakannya sebelum kejadian ketimbang setelah kejadian karena biasanya setelah kejadian akan ada korban, kemudian timbul kerugian dan sebagainya, itulah yang kita cegah," cetusnya.

Metode bersifat Preemtif ini akan menyasar sejumlah tempat perbelanjaan, taman wisata dan beberapa area kolam renang di wilayah hukum Polsek Cakranegara. 

Selain itu, pihaknya akan mendirikan sebanyak tiga pos pengamanan yang sekaligus sebagai tempat untuk kegiatan edukasi. Sebaliknya, Diakui Zaky, upaya edukasi tersebut tidak serta-merta berhasil tanpa adanya kerjasama dan dukungan dari masyarakat.

"Kita gak boleh ini dan itu, bukan berarti pemerintah kita menghalang-halangi sebuah kebebasan tapi malah melindungi sebenarnya. Kita kan Sayang sama keluarga," jelasnya.

"Soal lebaran Topat, kata dia, Khusus lebaran ketupat H + 7, ada beberapa titik yang akan dilaksanakan pengamanan ketat yakni di taman Mayura, Taman Selagalas kemudian di kolam kolam renang tempat wisata masyarakat pada saat lebaran topat nanti," sambungnya.

Dalam giat pengamanan nanti polsek Cakranegara akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak di antaranya Polresta Mataram, dari unsur TNI, stakeholder terkait salah satunya Dinas Perhubungan Kota Mataram. Terkait jumlah personel yang akan diturunkan akan diakomodir oleh Polresta Mataram.

“Lebaran topat ini event yang sangat besar dan peran event tahunan tentunya akan menyebabkan mobilitas tinggi di masyarakat sehingga kami akan tetap pengamanan ketat di sejumlah titik itu,” imbuhnya.

Senada disampaikan Kapolresta Mataram, Kombes Pol Hery Wahyudi. Dia menjelaskan, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri, pihaknya akan menggelar operasi Ketupat Gatarin. Dalam operasi tersebut, Polresta akan mendirikan empat pos pengamanan di lokasi yang berpotensi  terjadi kerumunan.

"Pengamanan di Mataram yaitu di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan, seperti pasar tradisional dan sejumlah tempat lainnya," katanya.

Kendati demikian, sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan tentang pola mudik hari raya, khususnya di wilayah Kota Mataram. "Kami masih menunggu terbitnya peraturan presiden tentang larangan mudik lebaran," tutupnya.(RIN)