Persetujuan Adendum Kontrak GTI Belum Final

Wakil Ketua I DPRD NTB, H. Mori Hanafi

Mataram (postkotantb.com)- Soal pernyataan Gubernur NTB yang dominan akan menyepakati opsi adendum, terhadap kontrak PT. Gili Trawangan Indah (GTI), Dinilai belum mencapai final. Karena hingga saat ini DPRD NTB belum menerima pernyataan secara resmi dari Gubernur NTB.

"Kami sendiri belum bisa mengambil sikap. Meskipun pak Gubernur akan menyetujui adendum, tapi sampai sekarang kami belum menerima pernyataan resmi dari Gubernur NTB," tutur Wakil Ketua I DPRD NTB, H. Mori Hanafi, diruangkerjanya, Jumat (4/6).

Dalam rapat dewan bersama Eksekutif Rabu kemarin, kata dia, Pemerintah Provinsi NTB meminta waktu selama satu minggu dan pihak legislatif pun menyetujui permintaan tersebut.

"Sekali lagi saya katakan, sesuai rapat yang dihadiri Komisi III dan Komisi I, kemudian asisten II, Kepala Biro Hukum dan stake holder lainnya, kita masih menunggu hasilnya. Jadi kami belum bisa memutuskan sekarang," cetusnya.

Menurutnya, tidak jadi soal pernyataan Gubernur NTB. Lain halnya, jika Eksekutif sudah menyampaikan peryataan resmi dihadapan dewan. "Nanti akan ada rapat kerja lagi dan dalam rapat itu pak Gubernur akan menyampaikan sikap finalnya secara resmi dihadapan DPR," imbuhnya.

"Mengenai hak interpelasi, memang dari sejumlah fraksi sudah mengajukan. Tapi kami belum mengadakan rapat lanjutan. Partai Gerindra sendiri belum menyatakan sikap, karena belum rapat bersama," sambungnya.

Kendati demikian, ditegaskan Mori, keputusan dewan terhadap pemutusan kontrak dengan GTI sudah final. Tinggal menunggu pernyataan Gubernur NTB. "Tapi sekarang saya belum bisa menyampaikan sikap," pungkasnya. (RIN)