Polemik Ketua BPPD Loteng, MSQ Desak Bupati Segera Ambil Sikap

M.Syamsul Qomar ketua Pemuda Pancasila Lombok Tengah (Loteng)

 
Lombok Tengah (postkotantb.com)- Soal dugaan adanya penyalahgunaan jabatan oleh Ketu Badan Promosi Pariwisata (BPPD), Ida Wahyuni, mendapat perhatian Ketua Pemuda Pancasila (PP) Lombok Tengah, M. Samsul Qomar.

Ditegaskan dia, Kepala daerah seharusnya merespon cepat persoalan BPPD yang telah menimbulkan gejolak Akhir akhir ini di sejumlah media sosial dan publik di kabupaten tersebut.

"Pak Bupati Segera mengambil langkah cepat, masalah BPPD ini sudah menggangu kosentrasi pemerintahan,” tegas pria yang akrab disapa MSQ, Rabu (9/6).

Kata dia, Ida Wahyuni telah di laporkan oleh pihak yang mengaku sebagai korban penipuan dengan nilai yang cukup fantastis. Yakni RP 405 Juta rupiah. "Saya yakin nilai itu tidak berhenti di sana, ada kerugian lain dalam bentuk janji proyek Home stay dan Alkes yang jumlahnya juga lebih besar,” cetusnya.

Dijelaskan, Kontrak Fiktif proyek Homestay, sudah memakan banyak korban dan baru satu dua orang yang melapor ke polisi. MSQ memprediksi akan banyak bermunculan. Selain itu lanjut MSQ, kasus pribadi ketua BPPD ini tentu berhubungan dengan kinerja dia sebagai ketua BPPD.

Apalagi badan ini di bentuk oleh pemda Loteng dan bertugas untuk kegiatan pariwisata, namun amanah tersebut disalahgunakan. “Malah kalau dibiarkan terlalu lama, pariwisata bisa tercoreng dan rusak, jangan tunggu membusuk sebelum terlambat lakukan segera tindakan amputasi,” jelasnya.

Sebaliknya, urusan kepariwisataan, MSQ akan segera mengusulkan ke bupati agar membentuk tim ahli atau staf khusus bidang pariwisata dan bidang lainnya yang di perlukan, “ Bekukan dulu BPPD ini biar dia konsen urusan sama APH, nanti kalau sudah sembuh di fikirkan lagi,” pungkasnya.(RIN)