Sejarah Baru, Sekda Loteng Bakal Dijabat Seorang Srikandi, Ini Pejelasan Lalu Agung.


 
LOTENG (Postkotantb.com)- Perebutan Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah (Loteng), kian hangat menjadi buah bibir di tengah tengah masyarakat Loteng, khususnya di kalangan birokrasi.

Pasalnya jabatan sekda, salah satu jabatan strategis sebagai ketua baperjakat, dibawah jabatan Bupati dan wakil Bupati Loteng.

Penentuan jabatan Sekda Loteng tahun ini, cukup unik dan sejarah baru di Loteng khususnya dan NTB pada umumnya. Sebab tahun 2021, Dengan tidak mendahului takdir, salah satu Srikandi atau kaum Hawa lolos menjadi kandidat kuat calon Sekda di Loteng.

"Tahun ini, tahun bersejarah bagi kabupaten Loteng dalam perebutan kursi sekda, sebab baru kali kali ini ada calon dari kalangan Srikandi, dan saya yakin dialah yang bakal duduk di kursi empuk Sekda Loteng," kata praktisi kawakan Loteng Lalu Agung. Sabtu (05/06).

Kenapa pihaknya oftimis, sebab Bupati Loteng adalah salah seorang politikus ulung yang memiliki pemikiran lebih praktis dan lebih luas, terutama menuju perhelatan pilkada 2024 mendatang.

Oleh karenanya, dari semua calon sekda ini, rata rata di dominasi oleh putra Praya, sebut saja seperti Drs HL. Idham Khalid, HL. Firman Wijaya, Lalu Rahadian, HL. Alnal dan satu lagi dari luar Loteng yakni berasal dari daerah paling timur pulau Sumbawa.

Sementara Baiq Aluh Windayu, adalah kelahiran dan keturunan Kopang Janapria, secara politik 2024, jelas kantong suara di dua Kecamatan ini, harapan besar bapak Bupati jika mencalonkan diri sebagai bupati mendatang.terawangnya.

"Berbicara kemaslahatan 2024, pastinya  bupati InshaaAllah akan memilih Baiq Aluh Windayu, sebab beliau pasti akan berfikir soal suksesi tahun 2024. Dan jika akan memilih salah satu putra Praya, wajib akan banyak yang merasa sakit hati dan bisa saja melampiaskannya di pilkada 2024 mendatang," ketusnya.

Selain kemaslahatan 2024, Baiq Aluh Windayu juga sudah terbukti di era Suhaili Normal dan Suhaili Fathul selama 10 tahun.

Dimana jabatan beliau sangat prestise dan strategis khususnya dibidang anggaran.

"Hemat saya, Mantan Bupati dua periode (H.Suhaili), tidak akan mungkin mempertahankan beliau di jabatan penting dalam mengelola anggaran,tentu alasannya karena dinilai berprestasi dan cerdas, sehingga tetap dipertahankan. Dan ini tentunya salah satu pemikiran pak Bupati untuk memilih sekda dari kalangan Srikandi," ujarnya.

Dengan kecerdasan beliau pula, kemajuan pembangunan yang diraih Loteng, 95 persen teradopsi dari pemikiran sang Srikandi yamg aangat brilian dan terukur.

Sebab bagaimanpun pembangunan yang telah di capai Loteng,  tidak lepas dari jabatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yang notabene  mampu mengelola anggaran dengan baik dan akuntabel.Termasuk saat ini Baiq Aluh Windayu juga sedang dimandatkan sebagai penjabat di inspektur inspektorat Loteng, atas dasar bahwa beliau sebagai auditor.

Ditanya kelebihan prestasi Baiq Aluh Windayu dengan calon yang lain, praktisi Loteng ini memaparkan dengan jelas dan lugas.

Pada dasarnya semua calon baik dan memiliki kelebihan dsan kekurangan serta prestasi yang baik pula, intinya kita memilih yang terbaik dari yang baik, hanya saja prestasi tersebut pihaknya sulit mengukurnya,lantaran selama ini Pemda Loteng, tidak pernah membuat trik record dan memberikan reward kepada pejabat berprestasi.

Sehingga pihaknya menilai, jika berbicara Prestasi semuanya tentu sangat relatife dan rata rata para calon memiliki prestasi dibidangnya masing masing.

"Pemda tidak pernah memberlakukan penilaian pejabat berprestasi, sehingga saya tidak bisa menyebutkan semua calon ada yang terbaik berdasarkan reward. Sehingga semua calon memiliki prestasi masing masing, namun dari semua calon Baiq Aluh Windayu lebih berpotensi menduduki kursi sekda,"  pungkasnya. (AP)