Tanggapi Dana Haji Dipakai Pemerintah, Moeldoko Sebut Itu Info Menyesatkan!

Kepala Staf Kepresidenan RI, jenderal purnawirawan Dr. Moeldoko (paling kanan) saat menggelar acara silaturrahim dan ramah tamah dengan sejumlah wartawan di hotel Katamaran Senggigi, Lombok Barat, NTB, Senin malam (07/6/2021).

Lombok Barat (postkotantb.com) – Kepala Staf Kepresidenan jenderal purnawirawan Dr. Moeldoko menanggapi dana calon jamaah haji Indonesia yang dikabarkan telah dipakai oleh pemerintah RI untuk pembangunan di sejumlah kementerian.

Menurut Moeldoko, setoran dana jemaah haji yang dikelola oleh pemerintah tersebut masih tersimpan aman. Hanya saja, pemberangkatan belum bisa dilakukan karena secara global masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Semua kita maklum saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19, dan tidak bisa kita paksakan untuk memberangkatkan calon jamaah haji ke tanah suci, faktor keselamatan jamaah yang menjadi pertimbangan utama,” jelas Moeldoko saat jumpa pers di hotel Katamaran Senggigi Lombok Barat, NTB, Senin (07/6/2021) malam.

Dikatakan Moeldoko, pemerintah Indonesia tidak mungkin menerbitkan kebijakan yang akan merugikan kepentingan bangsa dan negera, terlebih bertujuan menghalang-halangi rakyatnya menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

“Info itu menyesatkan, dan saya pastikan tidak benar,” tegas Moeldoko, seraya menambahkan, penundaan pemberangkatan jemaah calon haji sangat berkaitan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi,"sampai saat ini belum ada info terbaru dari pemerintah setempat terkait pelaksanaan haji," imbuhnya.(red)