Tengah Korona, Pemprov NTB Dorong Penguatan UKM dan UMKM

Diskusi Publik
Mataram (postkotantb.com)- Covid-19 bukan hanya virus biologi penyebar maut. Juga dianggap sebagai senjata physkologis dengan efek deteran (menakutkan), yang amat dahsyat.

Mempengaruhi seluruh sendi kehidupan umat manusia. Baik sosial, politik, ekonomi, dan hukum. Dampak yang terasa hingga kini adalah kian meningkatnya angka kemiskinan dan masivnya jumlah pengangguran.

Mahdi, SH.MH Sekretariat DPRD NTB mengatakan, hingga kini tak ada satupun pihak yang dapat mendeteksi kapan wabah Covid-19 akan berakhir atau mereda.

Untuk meringankan beban masyarakat. Solusinya dengan bergandengan tangan bersama pemerintah, mendorong dan memberdayakan ekonomi kreatif yang digeluti warga, atau yang kita kenal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM), papar Mahdi figur kharismatik kelahiran Bima.

"Membuka usaha kedai kopi dan sejenisnya. Membuat akun youtube di media sosial bagi kalangan muda, dengan cuplikan konten kreatif, mendidik serta positif", merupakan contoh dari jenis usaha yang mendatangkan uang, ujarnya menjawab pertanyaan soal pemberdayaan UMKM/UKM yang dilontarkan Muhamad Ramadhan, aktifis mahasiswa peserta diskusi.

Athar selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfotik NTB menuturkan, sejak Covid-19 menyerang, kita semua selalu berdoa dan berharap agar wabah menular ini bisa segera hilang dan musnah. Agar warga kembali beraktifitas seperti sedia kala, dan perputaran ekonomi kembali normal.

Mendukung ekonomi kreatif masyarakat sekitar lewat pemberdayaan UMKM/UKM, merupakan program prioritas sekaligus utama yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB.

"Mendorong peningkatan sektor ekonomi dengan memaksimalkan keberadaan UMKM/UKM. Bukan saja sebuah upaya gubernur dan wakil gubernur meringankan beban warga terdampak Covid. Hal demikian, bentuk panggilan nurani kemanusian sebagai mahluk sosial ciptaan tuhan, yang di tuntut hadir membantu sesama, papar Athar Kabid IKP  Diskominfotik NTB.

Diskusi Publik yang di gagas Media Online PusaranNTB, pada hari Senin pekan kemarin, bertempat di Kedai Cofee Dejavu  kelurahan Pagesangan. Mengangkat tema "Dinamika Ekonomi Daerah Ditengah Covid-19, dan Konstalasi Politik Jelang Pilgub NTB".

Kegiatan yang dihadiri puluhan aktifis mahasiwa, elemen kepemudaan, jajaran Dinas Kominfotik NTB, serta para wartawan. Adapun tiga orang tokoh sebagai narasumber, yakni: Abdul Rauf ST.MM Menjabat Anggota DPRD NTB., Mahdi, SH.MH Menjabat Sekwan DPRD NTB., Suaeb Quri S.HI Menjabat Ketua Komisi Informasi Publik NTB.

Sedangkan moderator pemandu jalannya sesi dialog, yakni Joni Junaidi Pimpinan Redaksi media PusaranNTB. (RIN)