Bupati Loteng, HL. Fathul Bahri Tegaskan, Jabatan Struktural Nakes Kini Jadi Jabatan Fungsional


Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Simpang siur adanya Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang perubahan jabatan Kepala Puskesmas (Kapus), yang tertuang dalam Perbup nomor 18 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi tugas pokok dan fungsi unit pelaksana teknis pusat kesehatan masyarakat dan unit pelaksana Tekhnis Laboratorium dan unit teranspusi darah pada Dinas Kesehatan Loteng, akhirnya terjawab.

Yang mana sebelumnya hal itu menjadi pertanyaan bagi sejumlah tenaga kesehatan yang dulunya sebagai pejabat Struktural kini menjadi pejabat Fungsional.

Bupati Loteng, HL. Fathul Bahri membenarkan kalau jabatan Kepala Puskesmas yang dulunya struktural kini statusnya berubah menjadi fungsional.

Perubahan tersebut, berdasarkan Permen nomor 12 tahun 2017 dan Permen 43 tahun 2019, yang di break down ke Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2016. selanjutnya dibreak down lagi ke Perbup sehingga ini harus beradaptasi dengan situasi dan kondisi saat ini.

“Perubahan jabatan Kepala Puskesmas sudah di lsahkan pada Perbup nomor 18 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi tugas pokok dan fungsi unit pelaksana teknis pusat kesehatan masyarakat dan unit pelaksana Tekhnis Laboratorium dan unit teranspusi darah pada Dinas Kesehatan Loteng secara otomatis menjadi fungsional,” terang Bupati.

Hal itu diperkuat Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, H. Mayuki. Ia menegaskan, bahwa jabatan Struktural termasuk jabatan Kepala Puskesmas sudah diatur oleh Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) menjadi jabatan Fungsional, tegasnya singkat. (AP)