Dua Santri MTsN 2 Loteng, Pertahankan Semboyan Madrasah Hebat Bermartabat Di Kancah Internasional


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Dua santri terbaik MTsN 2 Lombok Tengah (Loteng), masing masing atas nama Qeyssara Zahra dan M. Gian Farizky, mampu menunjukkan jati diri di kancah internasional, dalam lomba kejuaraan Internasional karate 2021.

Ajang yang diberi label “1st World Virtual Kata Championship 2021” beberapa hari lalu. Lomba kejuaraan karate tersebut, diikuti ratusan karateka terbaik dari belahan dunia. Event yang khusus mempertandingkan katagori perorangan dan beregu ini, menjadi kejuaraan pertama tingkat dunia yang di selenggarakan oleh World United Sport Karate Organization India selama pendemi Covid-19.

Waka Humas MTsN 2 Loteng, H. Najamudin saat dikonfirmasi membenarkan kalau dua santrinya telah mampu membawa nama baik Madrasah dengan semboyan Madrasah Hebat Bermartabat di tingkat internasional dalam Lomba Internasional Karate.

Kejuaraan tersebut dilaksanakan secara virtual di negara India pada 25 Juli 2021 lalu. Dalam kejuaraan ini, dua santrinya atas nama Qeyssara berhasil meraih Emas dan M. Gian menyabet medali Perunggu.

“Kejuaraan level dunia yang di ikuti dua santri MTsN 2 Loteng tahun ini, telah menghantarkan Qeyssara Zahra meraih medali emas dan Muhammad Gian Farizky menyabet Perunggu. kabar Ini tentu menjadi kado istimewa di awal tahun pembelajaran 2021-2022 yang baru beberapa hari dimulai,” katanya.

Humas institut Karate-Do Nasional (Inkanas) dan Forki Loteng ini juga mengungkapkan, keikut sertaan karateka MTsN 2 Loteng di event ini, merupakan agenda tahunan yang sudah mentradisi sejak delapan tahun terahir.

Ia menambahkan, sejumlah santri tercatat pernah ikut dan meraih juara tingkat dunia, seperti Reva Marsela Azizah, Faruq Hidayat, Elly Amera.

Sementara itu, Kepala Madrasah setempat, Nasruddin Mansyur, menyambut baik prestasi yang di raih Qeyssara dan M. Gian.

“Atas nama pribadi dan Lembaga, saya sampaikan selamat kepada dua atlet MTsN 2 Loteng yang berhasil meraih medali di kejuaraan karate Internasional tahun ini, juga penghargaan saya sampaikan kepada pelatih senpai Gazi Ahmad Bafadal, S.Pd, yang selama ini terus konsisten membimbing dan melatih santri – santri kami, semoga ini menjadi motivasi bagi siswa – siswi lainnya, dalam mengikuti even lainnya, ungkap Nasruddin.

Mantan kepala MTsN 1 Loteng ini mengatakan, atas prestasi yang di raih dua santri tersebut, pihaknya akan memberikan reward, termasuk kepada pelatihnya.

“Semoga prestasi ini sebagai filter untuk terus berbuat, sehingga jargon Madrasah, mampu dipertahankan dalam segala bidang baik dibidang akademik ataupun non akademik. (AP)