RSUD Lombok Utara Dapat Bantuan Ambulan Dari Pemerintah Jepang


Lombok Utara (postkotantn.com) - Mengawali penyampaian Direktur RSUD KLU, Dr H. Syamsul Hidayat, didepan Bupati -Wakil Bupati, Sejumlah OPD, Waksapolres dan para undangan lainnya.  

Dr H. Syamsul mengatakan, sejak dibangunnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara pada tahun 2012 yang saat itu Bupati H Djohan Syamsu,SH, dan seiring dengan baru berdirinya Kabupaten Lombok Utara.

Pelayanan kepada masyarakat terus berkembang dan tidak kalah dengan rumah sakit lainnya diluar KLU kata, Dr H. Syamsul.

"Bahkan ada beberapa layanan kita melebihi kabupaten lain salah satu contoh adalah pelayanan Hemodialisa pelayanan diperbarui dan baru ada 2 di NTB. H. Syamsul juga menyampaikan terima kasih juga kepada Bapak dan  adik kelas yang telah memulai dulu semua program ini sehingga pada saat ini hari ini kita bersama-sama ikut bersama Bapak Bupati," ungkapnya. 

Terkait dengan pelayanan darah bahwa bagaimana sulitnya mencari darah inilah momen yang ditunggu oleh warga Kabupaten Lombok Utara, dan dengan kehadiran UTD rumah sakit ini akan mempermudah layanan kita. 

Bayangkan,lanjutnya, jika dalam satu bulan kita membutuhkan 300 kantong darah dalam setahun bisa kita bayangkan dan itu selama ini disuplai oleh UTD PMI dari luar KLU salah satunya dari UTD Karang Jangkong Kota  Mataram. 

"Pak Bupati jadi bisa dibayangkan warga Kabupaten Lombok Utara ketika membutuhkan layanan darah harus mencari pendonornya membawa keluarga dulu ke Mataram dan menanyakan apakah golongan darah yang ada cocok tidak".paparnya

Ataukah ada tidak darah yang tersedia, sehingga ini membutuhkan waktu, tenaga dan bahkan biaya. Oleh sebab itu pada momen hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Utara pula, kami telah melaporkan kepada ketua panitia bagaimana kalau UTD RS ini kita launching saja, sehingga dengan launching ini masyarakat bisa mengetahui pelayanan serta tempat mendonorkan darahnya.

Kalaupun misalnya sedang dirawat di rumah sakit Provinsi dan bisa meminta darahnya di KLU untuk dibawa ke tempat lain. 

Alhamdulillah di awal tahun 2021 telah terbit izin operasionalnya. Melalui kesempatan ini pula di mohon kepada Bapak  Bupati, wkl Bupati untuk menerima bantuan satu unit Mobil Ambulanc  sumbangan pendonor dari pemerintah Jepang dengan nilai 1,5 miliar rupiah. 

Dr. H Syamsul, menambahkan  "Kita diminta mempersiapkan ruangan ICU ruangan khusus penanganan Covid 19, karena selama ini kalau terjadi krisis kami masih terus merujuk ke RSUP Mataram, dan di satu sisi Rumah Sakit masih sangat kekurangan ruang ICU. Muda-mudahan dalam beberapa Minggu ini sudah siap dan melalui kesempatan ini pula kami mengingatkan kita semua bahwa hari-hari belakangan  terkonfirmasi 7 orang dan seluruhnya NTB Kalau saya tidak salah 224 orang.

Hal ini menjadi ingatan kita semua mudah-mudahan kolaborasi terutama pihak  Kakapolres KLU terus menjaga Kabupaten Lombok Utara  ini dengan baik, menjaga di setiap perbatasan ujung Timur maupun Barat, Khusus untuk dari dan tinggal di Mataram agar kita ekstra hati-hati,tutupnya. (YN)