Tim Sat Resnarkoba Polres Lotim Bekuk Terduga Pelaku Narkoba, Amankan 25,60 Gram Sabu


Lombok Timur (postkotantb.com) – Warga Kampung Muhajirin, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur patut diancungi jempol. Berkat kesigapan dan informasi yang diberikan kepada pihak kepolisian, Tim Sat Resnarkoba Polres Lotim berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku yang sering membawa narkoba jenis sabu pada Rabu 14 Juli 2021.

Pelaku yakni Narso Wardi (48) warga Dusun Lengkok, Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, diamankan setelah Tim Opsnal melakukan pembuntutan dan pencegatan di Jalan Raya Gelang-Selong pada pukul 03.00 dini hari.

”Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa mobil dengan nomor polisi DR 1309 KF warna putih sering membawa narkotika jenis sabu,” terang Kasat Resnarkoba Polres Lotim IPTU I Gusti Ngurah Bagus Suputra pada awak media, Rabu (14/7).

diungkapkannya, dalam penggeledahan yang dilakukan pada badan dan kendaraan pelaku, polisi menemukan sebuah dompet yang berisi uang Rp 200.000 dan satu bungkus besar plastik yang di dalamnya berisi bubuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 25,60 gram yang disembunyikan dalam sebuah accu.

”Pelaku mengakui bahwa barang bukti (BB) tersebut miliknya, pelaku dan BB dibawa ke Polres Lotim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut”, ungkap Kasat.

Sementara itu,a dintempat terpisah, dalam acara Penyuluhan Bahaya Narkoba dengan tema “Selamatkan Generasi Muda” atas prakarsa Bakesbangpoldagri Lotim yang digelar di Audi Cafe Selong, Selasa kemarin, Kaban Bakesbangpoldagri H. M Isa, menyampaikan sangat penting mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba. Penggunanya pun dapat melakukan tindakan-tindakan di luar nalar bahkan berbuat kriminal.

Untuk itu, perlu ada sinergitas antara semua pihak baik Polri, TNI, OPD, maupun masyarakat.
”Perlu adanya kerjasama antara aparat penegak hukum dan OPD di Lotim. Bahkan bila perlu masyarakat juga harus terlibat karena saya yakin mereka sudah jenuh dengan maraknya peredaran narkoba di Lotim,” kata H. M Isa. (Wan)