51, 66 Gram Sabu Malaysia Gagal Beredar di NTB

Konfrensi Pers Dit Resnarkoba Polda NTB

Mataram (postkotantb.com) - Sukses menjeruji Han dan Her, jaringan internasional Malaysia, dengan barang bukti lebih dari 3 ons narkotika jenis sabu. Dirresnarkoba Polda NTB kembali berhasil meringkus pelaku lain dengan pengirim yang sama, inisial IGPD (33) dengan barang bukti sabu seberat 51,66 Gram.

Peristiwa penangkapan tersangka terjadi di lingkungan BTN Sweta Gegerung Indah, Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Senin (23/8). Dengan tertangkapnya IGPD, Dirresnarkoba Polda NTB berhasil menggagalkan barang itu beredar di NTB.

"Dia mengira kondisi sudah aman, setelah rekannya tertangkap. Makanya dia berani mengambil kiriman paket sabu," ungkap Dit Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, dalam Konfrensi persnya, Selasa (24/8).

Dikatakan, penangkapan pelaku berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman paket POS dari Malaysia. Paket itu diduga berisi Narkotika jenis Sabu ke wilayah Kota Mataram.

Dengan adanya laporan tersebut, Tim Ops Dirresnarkoba Polda NTB di pimpin oleh Kepala Team II Ops IPDA I Made Mas Mahayuna, S. H, langsung melakukan pengintaian di sekitar lokasi tersangka.

"Anggota Team terus mengamati mobil Kantor POS yang tidak lama kemudian, mobil kantor POS meninggalkan lokasi penerima Paket, dengan Sigap Anggota Team Opsnal menangkap pelaku," imbuhnya.

"Saat ditangkap, pelaku sedang memegang Dus Paket POS berwarna coklat dan memang bener penerima dari paket tersebut sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan oleh masyarakat," sambungnya.

Selain paket sabu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain, berupa, satu kotak kaca mata berwarna hitam yang didalamnya berisikan,
satu buah pipet kaca, satu buah korek api gas, satu buah kompor Sabu, satu buah tutup botol plastik warna orange yang terdapat rangkaian pipet plastik di atasnya.

Kemudian, satu buah sekop sabu yang terbuat dari pipet plastik yang berwarna putih bergaris merah, tiga buah pipet plastik, lima poket kosong, bekas poketan sabu serta dua unit Hp Android.

Sebaliknya, dalam kesempatan tersebut, Helmi menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kerja sama masyarakat yang membantu upaya pemberantasan peredaran narkoba di NTB. Sebaliknya, Helmi memastikan, setiap informasi yang sampai ke Dirresnarkoba NTB, ditindaklanjuti sesegera mungkin dan secara baik.

"Siapapun yang bermain dengan narkoba saya tabrak sampai akhir jabatan saya di NTB. Kepada masyarakat NTB, jangan ragu memberikan informasi kepada Dit Resnarkoba Polda NTB," tandasnya.(RIN)