Optimis, Geliat Wisata Gili Tramena Pulih

Ketua Gili Hotels Assosiation (GHA), Lalu Kusnawan (kanan, red), bersama Kapolda NTB saat memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Villa Ombak, Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Pemenang, Lombok Utara, Kamis (12/8).

 GHA Apresiasi Vaksinasi Presisi Merdeka di Tiga Gili

Lombok Utara (postkotantb.com)- Ketua Gili Hotels Assosiation (GHA), Lalu Kusnawan, memberikan apresiasi, terhadap upaya Polres Lombok Utara (Lotara), melalui Program Vaksinasi Presisi Merdeka yang diselenggarakan di Villa Ombak, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air (Tramena), Desa Gili Indah, Pemenang, Kamis (12/8).

"Kegiatan vaksinasi massal ini luar biasa. Meski di bulan April lalu kami sudah melaksanakan vaksinasi massal, bekerja sama dengan Polres Lotara dan Dinas Kesehatan Lotara," ungkapnya.

Menurut Kusnawan, Vaksinasi massal tentu merupakan tahapan agar tiga pulau yang menjadi destinasi wisata primadona dunia itu, menuju kawasan berstatus Zona Hijau (Green Zone). Sehingga, pihak asosiasi bersama para pelaku usaha sektor pariwisata lainnya dapat kembali berbenah.

"Setelah vaksinasi selesai, kami juga bisa menjalankan tiga gili ini menjadi zona hijau. Kami sangat optimis. Karena melalui program vaksinasi ini, kami bisa memperbaiki banyak hal. Termasuk perbaikan properti usah," imbuhnya.

Di sisi lain, kendati masih di tengah kondisi Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PPKM), pihaknya mendorong pemerintah pusat, maupun daerah untuk mendeklarasikan bahwa Gili Tramena siap menjamu wisatawan. Dengan catatan, tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Selain itu Kusnawan juga mengajak seluruh stakeholder beserta sejumlah pihak yang terlibat di sektor pariwisata, khususnya di Gili Tramena, saling bersinergi demi mengembalikan kondisi kepariwisataan Lotara, ke depan.

"Pendapatan terbesar daerah Lotara memang dari sektor pariwisata, termasuk yang tiga gili ini. Semoga program vaksinasi menjadi pemicu Gili Tramena menjadi destinasi wisata yang lebih baik," harapnya.

Terpisah, Kapolsek Pemenang, AKP Evi Nuke Maya Damayanti Febriani, menjelaskan, program vaksinasi massal di tiga Gili tersebut, merupakan solusi, demi mengembalikan kondisi destinasi wisata di daerah Lotara, swcara bertahap Dimana selama pandemi, pendapatan di sektor pariwisata anjlok.

Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah pengangguran di daerah tersebut."Saya bertugas memobilisasi masyarakat dengan cara menjamin bahwa tidak ada jalan lain selain vaksinasi," cetusnya.

Kendati demikian, kata dia, persiapan menuju pelaksanaan program vaksinasi pun tidak mudah. Pihaknya harus maksimal mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bersinergi mengembalikan gili ke Zona Hijau, melalui kegiatan blusukan.

Alhasil, seluruh masyarakat termasuk para WNA yang berada di Gili Tramena, mendukung dan meminta untuk segera divaksin. "Setidaknya sudah ada progres untuk membukan dan mengembalikan Gili secara bertahap ke kondisi normal," pungkasnya.(RIN)