Ditarget Desember, Proyek Loang Baloq Sempat Terkendala Abrasi

Pantai Loang Baloq, Kota Mataram tengah dibangun oleh Dispar Kota Mataram.

POSTKOTANTB, Mataram- Progres pelaksanaan proyek Pembangunan Area Terbuka Pariwisata Taman Hiburan Rakyat Loang Balok, dengan nilai Rp. 9.389.339.000, kini memasuki 23 persen.

Hal tersebut, menjadi pemantik Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram agar pencapaian progress kerja, dapat lebih maksimal. "Dari hasil laporan progress proyek ini, insha Allah akhir September ini harus bisa mencapai 30 persen," ungkap Kepala Dispar Kota Mataram, melalui Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Leni Oktavia, A. KS. MH, Rabu (22/9).

Pihaknya tidak memungkiri adanya kendala. Diakui Leni, saat awal pelaksanaan, pihak rekanan menghadapi soal struktur tanah di Pantai Loang Baloq yang rentan terhadap abrasi. Sehingga, rekanan kontraktor harus melakukan pengerukan.

"Pelaksanaannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Itu yang menjadi fokus utama kita sebelumnya agar fondasi pasangan untuk bangunan pengamannya serta bangunan lainnya kokoh," imbuhnya. 

Kendati demikian, Leni optimis, capaian progress pelaksanaan proyek di pantai Loang Balok, dapat dituntaskan sesuai jangka waktu yang ditargetkan, yakni awal Desember mendatang." Insha Allah, mudah-mudah sesuai dengan jangka waktu 130 hari kerja yaitu, awal bulan Desember," ujarnya.

Di sisi lain, tidak seluruhnya, item kebutuhan untuk penataan Pantai Loang Baloq, dikerjakan melalui proyek tersebut. Salah satunya penembokan area wisata. Kata dia, Dispar akan memasukan pekerjaan tersebut di dalam APBD Perubahan, melalui item pemeliharaan taman.

"Nanti ada keseimbangan antara dana pusat dan daerah, untuk pemeliharaan taman,. Kalau tidak Goal di perubahan, nanti kami anggarkan di tahun 2022," cetusnya.

Proyek Loang Baloq dilaksanakan atas dasar azas pemanfaatan. Pada akhirnya nanti, masyarakat akan diberikan ruang untuk mengelola sekaligus memelihara destinasi wisata lokal ini, melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Akan tetapi tidak terlepas dari pengawasan dinas terkait.

"Pokdarwis yang sudah kami SK kan secara resmi, untuk bertanggungjawab penuh terhadap taman ini," jelasnya. (RIN)