Mori: PON Papua, Tonggak Sejarah Prestasi NTB

TIBA DI NTB: Ketua Kontingen NTB, H. Mori Hanafi beserta rombongan kontingen dan para atlet pejuang tiba di halaman Kantor Gubernur NTB, Minggu (17/10) sore. Kedatangan mereka disambut hangat oleh seluruh masyarakat NTB.

POSTKOTANTB, Mataram -Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX Tahun 2021, atlet NTB sukses menggondol sebanyak 15 medali emas, 12 medali Perunggu dan 11 medali Perak. Prestasi tersebut telah memastikan NTB berada di peringkat 9 dari 10 besar nasional.

"Prestasi ini menjadi tonggak sejarah prestasi NTB," ungkap Ketua Kontingen NTB, H. Mori Hanafi dengan bangga, saat acara penyambutan para atlet di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Minggu (17/10).

Diakui Mori, berbagai kendala yang dihadapi saat ajang nasional tersebut berlangsung. Sehingga tidak mudah bagi para atlet NTB mendapatkan medali emas di Papua. Salah satunya kendala keamanan, serta ada sebanyak 5 atlet NTB yang sempat di karantina akibat Korona.

Kendati demikian, lanjut dia, NTB mendapatkan berkah tersendiri. Karenanya dia berharap, ke depan, Supremasi prestasi NTB di kancah nasional, dapat terus dipertahankan oleh kader-kader Kontingen lainnya.

"Kita hanya mengirim 106 atlet. Sulawesi Selatan dengan 236 atlet dan jumlah anggaran yang hampir dua kali lipat dana persiapannya NTB, hanya sampai di urutan 12. Namun dengan segala keterbatasan, NTB berhasil masuk sepuluh besar. Ini menjadi perhatian secara nasional," ujarnya.

Dengan masuknya NTB di Urutan 9 dari 10 besar di PON Papua XX, kian menguatkan keinginan daerah-daerah lainnya, menjadikan Provinsi NTB, NTT dan Bali sebagai tuan rumah bersama, saat perhelatan PON di Tahun 2028. Sehingga, Pemerintah Daerah dapat memanfaatkan momentum itu untuk dunia olahraga NTB.

"Saya menyaksikan sendiri di Timika Papua. Dimana di daerah itu dijadikan tempat berlangsungnya pertandingan Atletik, Tarung Derajat, Bola Basket, panjat Tebing dan Biliard. Seluruh pembangunannya dilakukan oleh PT. Freeport dengan menghabiskan dana Rp. 400 miliar. Jadi saya membayangkan, jika kita jadi tuan rumah, maka venue-venue dapat kita manfaatkan untuk keberlangsungan olahraga di NTB," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, menyampaikan apresiasi serta rasa syukur atas prestasi gemilang para atlet di ajang Olahraga nasional itu. Dia pun berkomitmen akan memberikan bonus baik atlet peraih medali emas, perak dan perunggu serta para atlet lainnya.

Tidak hanya itu. Pria akrab disapa Bang Zul ini, memberikan kesempatan bagi para atlet untuk menyaksikan aksi pembalap muda dalam ajang Asian Talent Cup yang akan digelar Tanggal 12 hingga 15 November 2021, di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Ditambah lagi, peluang mengabdi, baik di lingkup ASN, hingga menjadi Aparat Kepolisian dan TNI.

"Terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat, Ketua Kontingen, KONI, Danrem, Kapolda, terutama kepada Wakil Gubernur NTB," tutupnya.(RIN)