Tapak Suci Terus Menggeliat, Saad: Power Tapak Suci Mesti On

Sumbawa Besar ( Postkotantb.com) - Tapak Suci FCtera Muhammadiyah yang merupakan salah satu perguruan seni beladiri terus saja menunjukkan eksistensinya di Kabupaten Sumbawa, hal ini terlihat dari semakin membludaknya minat pemuda pemudi Sumbawa untuk mempelajari seni bela diri yang merupakan warisan asli Indonesia tersebut.

Muhammad Saad, S.Ap, Ketua Umum Tapak Suci Sumbawa, saat membuka Training of Trainer (ToT) tahap II di Desa Labuhan Jamu Kecamatan Tarano, Sabtu (2-10/2021) mengatakan, Tapak Suci Sumbawa saat ini dalam pengembangannya bertemakan revitalisasi perguruan menuju tapak Suci yang berprestasi gemilang, dan cara mengembangkannya harus tetap on the Track, tertib administrasi, tertib keilmuan, dan tertib agama serta meletakkan prinsip, dengan iman dan akhlak kita menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak kita menjadi lemah.

Muhammad Saad, S.Ap juga membeberkan beberapa agenda kedepan, misalnya rencana Rakerda dengan tujuan menyusun program- program Pimda 76, seperti program silaturrahmi, program kejuaraan atau pertandingan, program pengembangan pelatihan dan lainnya.

" Tapak Suci mesti on dan stroong di Sumbawa dan harus ada di semua dusun- dusun di Sumbawa, serta tapak suci terus berkoordinasi dengan pimpinan daerah muhammadiyah di tingkat daerah serta pimpinan cabang muhammadiyah di tingkat cabang, kita harus  sinergi agar cita- cita bersama dapat kita wujudkan," ujar Saad yang juga politisi DPRD Sumbawa.  (wel)

========

Ketua PDM: Tapak Suci Garda Terdepan membela Ulama dan Umarah Sumbawa Besar

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumbawa H Faisal Salim S.Ag,  Minggu (3-10/2021) dalam penutupan Training of Trainier (ToT) di Labuhan Jamu Kecamatan Tarano menegaskan Tapak Suci Sumbawa harus mampu menjadi candradimuka dalam menjaga ulama dan umarah di kabupaten Sumbawa.

dalam pidatonya Ketua PDM Sumbawa berpesan, agar tapak Suci menjadi garda terdepan dalam menjaga ulama dan umarah di kabupaten Sumbawa, mengingat belakangan ini bermunculan kasus penyerangan ulama oleh oknum yang tidak bertanggungjawab diwaktu ulama tersebut sedang berceramah. 

Selain program internal yang telah disusun seperti ToT yang harus digeliatkan lagi kata ketua PDM, pimda 76 harus ikut serta dan berpartisipasi juga dalam penjagaan ulama seperti yang tertuang dalam surat edaran Pimpinan Pusat Tapak Suci belum lama ini. 

" Nantikan bisa dipraktek langsung semua jurus yang telah diajarkan pendekar dakam ToT ini, kalau ada oknum yang tidak bertanggung jawab menyerang ulama di sumbawa," canda ketua PDM.

Disisi lain ketua PDM juga menyampaikan apresiasi kepada Pimda 76 Tapak Suci Kabupaten Sumbawa, yang terus berinovasi dalam melaksanakan rutinitas sebagai ortom di Muhammadiyah serta dalam membesarkan tapak suci di kabupaten Sumbawa.

" Teruslah bekerja untuk menghidupkan organisasi namun jangan sekali- kali mencari hidup dalam organisasi, " tutup Ketua PDM Sumbawa. (wel)