Cerita Haru Sang Pelopor KEK dan Sirkuit Mandalika (5)

Kesempurnaan Itu Milik Allah, 

Lombok Is The Best Kini Lombok Tengah pada khususnya dan NTB pada umumnya, bukan lagi jadi buah bibir sesama satu negara, namun sudah jadi perbincangan internasional. Apa yang dimiliki, mari sama sama dijaga dan disyukuri, sebab manfaat dari semua ini akan kembali ke diri masing-masing, namun harus diingat, kesempurnaan itu milik Allah, Lombok insyaallah Daerah Berkah.

SAPARUDDIN

LOMBOK TENGAH

ALLAH Segala Kesempurnaan itu milik Allah, manusia hanya bisa merencanakan dan Allah maha sempurna yang mengaturnya.

Setiap perbuatan itu tergantung niat, ikhlas dan Istiqomah dalam melaksanakan, jika dikerjakan dengan sungguh sungguh dan ikhlas, insyaallah, Allah maha melihat dan mengetahui apa yang dikerjakan hambanya. 

Jika apa yang diperbuat atau direncanakan membawa manfaat, pasti Allah akan membukakan jalan. Sama halnya dengan kelebihan bentangan wilayah yang dimiliki Lombok Tengah, bentangan kawasan wisata yang begitu indah dan eksotis, bertahun tahun terbengkalai dan tidak dimanfaatkan. 

Dengan kuasanya, Allah telah membukakan hati hambanya melalui bapak presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kawasan yang bertahun tahun tidak dimanfaatkan, kini manfaatnya sudah dinikmati. Dan kini, apa yang telah diberikan oleh Allah harus di syukuri dan dijaga.

Allah tidak akan pernah meminta balasan kepada hambanya atas seluruh nikmat yang diberikannya, melainkan hamba diminta untuk bersyukur dan memanfaatkan segala pemberiannya, dan jangan sekali kali kita kufur nikmat.

"Allah melalui hambanya telah membukakan pintu Rizki untuk masyarakat Lombok Tengah dan NTB, kawasan bertahun tahun tidak dimanfaatkan, Alhamdulillah kini sudah terbangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, yang manfaatnya sekarang sudah dinikmati. Sekarang kita dituntut untuk mensyukurinya, jika kita kufur atas nikmatnya maka tunggu saatnya balasan Allah sangat pedih," demikian dikatakan Tuan Guru Bodak (TGB) sekaligus mantan Bupati Lombok Tengah dua periode HM. Suhaili di kediamannya belum lama ini.

Kata syukur, ini bagian dari tugas penguasa saat ini, sebab penguasa saat ini baik Bupati, wakil Bupati, Sekretaris Daerah Lombok Tengah dan yang lainnnya, memiliki kekuasaan penuh dalam melanjutkan nikmat Allah berupa dibangunnya KEK Mandalika. 

Jika ini sukses di manfaatkan, maka nikmat apalagi yang harus diharapkan, insyaallah semuanya bisa terpenuhi. Dan Lombok Tengah secara khusus, bisa menjadi daerah yang nyaman, aman, makmur sentosa (Baldatun Toyyibatul Warabbulgafur).

"Saya berani katakan demikian, sebab di awal pemanfaatan KEK Mandalika ini seperti Event Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika. Imbas kecipratan manfaatnya sudah merambah ke sejumlah provinsi, artinya tidak hanya berimbas ke Lombok Tengah dan NTB secara menyeluruh, namun sudah dinikmati oleh provinsi lain. Jika kawasan ini di syukuri dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya. Insyaallah nikmat Allah akan terus mengalir dan hasilnya juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya Lombok Tengah, dan Lombok Tengah bisa menjadi daerah yang nyaman, aman, makmur sentosa (Baldatun Toyyibatul Warabbulgafur)," paparnya panjang.

Saat ini lanjut bapak pembangunan Lombok Tengah, Pemda dan Pemprov, harus membangun kekompakan, segala kekurangan di saat gelaran perdana IATC dan WSBK, terutama dalam hal pemanfaatan untuk masyarakat, harus dipikirkan.

Seperti apa yang pernah ia katakan sebelumnya, Pemprov ataupun Pemda harus membuatkan tempat khusus masyarakat membuka usaha, agar keberadaan KEK Mandalika bisa dinikmati hasilnya oleh masyarakat setempat. 

"Sebagai masyarakat Lombok Tengah, saya hanya bisa menyarankan saja agar manfaat KEK Mandalika ini tidak sia sia, silahkan Pemda Lombok Tengah bangun kerjasama dengan Pemprov NTB, minimal masyarakat dibangunkan lapak lapak, sebagai tempat mereka berjualan," Katanya.

Selain pemanfaatan untuk masyarakat, kebobolan di perdana gelaran IATC dan WSBK juga tak kalah pentingnya dipikirkan, artinya jika benar isu yang ia terima dari sejumlah sahabat, khususnya di Provinsi Bali, ternyata manfaat keberadaan KEK Mandalika, telah membuat indeks pendapatan, terutama di bidang perhotelan dan pariwisata di Bali melonjak. Para pengunjung manca negara ternyata banyak yang menginap di Bali sampai ber Minggu Minggu, dan menjelang pelaksanaan IATC dan WSBK, barulah mereka bertandang ke KEK Mandalika.

"Jika ini benar, kita tetap syukuri namun ini juga bisa jadi pembelajaran kedepannya, agar manfaat KEK Mandalika secara utuh, bisa dinikmati oleh Pemda dan masyarakat. Coba kita bisa bayangkan berapa miliar kantong saku mereka habis di Bali. Pada event yang lebih bergengsi kita harapkan Pemprov dan Pemda berbenah, mari kita saling jaga, kurang dan lebih pasti ada namun mari kita saling lengkapi," harapnya. "Terimakasih pak Joko Widodo, ketulusan dan keseriusan membangun di Lombok Tengah, kendati disetiap Pilpres di NTB selalu kalah telak, semoga apa yang dilakukan di NTB menjadi amal ibadah dan jasa jasamu akan selalu kami kenang," sambungnya.  (Bersambung)