Loteng Oftimis Ukir Sejarah Baru, Mampu Tekan Angka Kematian


LOTENG,  (postkotantb.com) - Hj. Winarsih Nursiah terpilih sebagai ketua Organisasi Pita Putih Indonesia (PPI), yang merupakan anak organisasi Pita Putih Internasional yang mendukung kesehatan ibu.

Dengan terpilihnya Hj. Winarsih Nursiah, tentunya ini merupakan harapan baru Lombok Tengah (Loteng), dalam menekan angka kematian anak dan ibu hamil.

Ketua PPI Loteng, Hj. Winarsih Nursiah mengatakan, Loteng salah satu kabupaten ke dua di NTB, yang memiliki jumlah pendidik terbesar setelah Lombok Timur.

Besarnya angka penduduk, tentunya rasio ibu hamil cukup tinggi. Untuk menjaga kesehatan khususnya kepada ibu hamil, pihaknya selaku ketua PPI Loteng, semaksimal mungkin bakal bekerja dan melaksanakan tugas, sesuai tujuan terbentuknya organisasi ini.

“Organisasi ini memiliki semangat dan komitmen tinggi untuk mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk peduli dan memahami tentang kondisi di masa ibu hamil, melahirkan, nifas dan bayi baru lahir, di mana kehamilan dan persalinan harus aman dan sehat seutuhnya. Semua kehamilan diinginkan, semua kelahiran selamat, semua bayi dan anak sehat, insyaallah apa yang menjadi tujuan terbentuknya organisasi ini akan saya laksanakan semaksimal mungkin," katanya.

Sebab dalam visi PPI adalah membangun kesadaran bahwa semua perempuan dan anak perempuan menyadari hak mereka atas kesehatan yang berkualitas. Sedangkan misi yang diusung yakni mengaktifkan pergerakan masyarakat untuk kesehatan dan hak-hak reproduksi, ibu dan bayi baru lahir.

“Insyaallah, kita akan berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan visi misi tersebut demi mewujudkan masyarakat Loteng yang sehat dan kuat” harapnya.

Dikatakan, PPI telah menjadi bagian dari aliansi global bernama Global White Ribbon Alliance (GWRA) yang berpusat di Washington DC dan London. Saat ini 155 negara telah bergabung di dalamnya dan 15 di antaranya telah memiliki Sekretariat Nasional termasuk Indonesia. Hubungan organisasi anggota APPI dengan GWRA dikoordinasikan melalui PPI Pusat, tetapi PPI Provinsi dan Kabupaten/Kota tetap dapat berkomunikasi langsung untuk informasi dan koordinasi. 

Sementara itu ketua Pita Putih PPI Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini W Zulkieflimansyah, SE., M.Sc. usai  melantik pengurus PPI Loteng meminta komitmen kepada ketua dan pengurus PPI yang dilantik untuk bergerak bersama-sama dalam menurunkan angka kematian ibu. 

Komitmen tersebut sangat penting sebagai wujud tanggung jawab atas amanah yang diberikan sebagai ketua dan pengurus PPI. 

Menurutnya PPI merupakan organisasi kemasyarakatan anggota The White Ribbon Alliance for Safe Motherhood (global alliance) dengan 152 negara sebagai anggota, yang berdiri tahun 1999, dan direvitalisasi tahun 2002. 

“Organisasi ini sudah ada di 28 provinsi, namun saat ini yang aktif ada di 15 provinsi, salah satu NTB” katanya. 

Selanjutnya di Loteng, di bawah kepemimpinan Hj. Winarsih Nursiah, pihaknya sangat oftimis apa yang menjadi misi visi dan tujuan terbentuknya organisasi ini, akan sukses dengan baik.

Pasalnya sebagai kaum hawa, tentunya sudah memahami apa yang harus dilakukan, terutama saat saat kaum wanita sedang hamil. "Selamat kepada Hj. Winarsih Nursiah, kami oftimis di bawah kepemimpinannya organisasi PPI Loteng, mampu melaksanakan misi visi dan tujuan organisasi ini," tutupnya. (AP)