Tebing Tujat Ujat Longsor, Polisi Terjun ke Lokasi Bantu Evakuasi

 


LOTENG, (postkotantb.com)- Tebing di Jalan Tujat Ujat Dusun Serangan Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah longsor.

Terjadinya longsor di tebing tersebut diakibatkan intensitas hujan cukup tinggi selama 2 hari terakhir ini dan akibat dari longsor tersebut menghalangi jalan raya.

Begitu mengetahui adanya longsor, Jajaran Polres Lombok Tengah datang melakukan evakuasi.

"Kami telah lakukan evakuasi dan membersihkan material longsor," kata Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, didampingi Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto, SH.

"Kami turunkan alat berat dan mobil Dum Truk untuk membersihkan bongkahan tanah guna memperlancar arus lalulintas," terangnya.

Pihaknya menghimbau masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap dampak curah hujan yang terus menerus.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak  BPBD Loteng guna mengantisipasi dampak cuaca yang akhir-akhir ini cukup ekstrem," pungkas Kapolres.

Sementara itu dalam kunjungan Komisi IV DPRD Provinsi sebelumnya Wakil ketua dua, H. Muzihir mengatakan, kedatangannya bersama rombongan anggota dewan dari Komisi IV DPRD Provinsi NTB, ke Bukit Tujat Ujat Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Loteng.

Mengingat banyaknya laporan dari masyarakat dan anggota dewan, khusus Anggota dewan dari Loteng, kalau bukit ini sering Longsor dan ini tentunya sangat membahayakan para pengguna jalan.

“Kedatangan kami bersama rombongan komisi IV DPRD Provinsi, ingin melihat secara langsung kondisi Bukit Tujat Ujat yang di laporkan masyarakat dan anggota, kalau Bukit ini sering Longsor,” katanya.

Setelah melakukan pengecekan di tempat, ternyata bukit ini tebingnya sangat jurang, apalagi dibawah tebing ini ada jalan, yang menghubungkan dua Kabupaten, yakni Kabupaten Loteng dan Lobar.

Dan ini tentunya sangat membahayakan para pengguna jalan yang banyak dilalui masyarakat.

“Secara kasat mata memang jalan ini diapit dua bukit tebingnya cukup jurang, dan jelas ini akan longsor jika hujan deras turun. Saya sendiri yang melihat secara langsung, masih pikir pikir kalau melewati jalan ini, apalagi saat hujan,” ungkapnya.

Atas hal tersebut, pihaknya bersama anggota sepakat menyetujui kalau Bukit ini harus ditata, agar tidak membahayakan pengguna jalan.

“Kita setujui Bukit Tujat Ujat ini ditata ulang,” cetusnya.

Selanjutnya masalah desain penataan, itu nantinya ada petugas khusus yang lebih paham dan dewan sepakat serta menyetujui bukit ini di tata. “Desainnya nanti ada tim ahli yang akan turun, kami hanya menyetujui bukit ini di tata agar tidak membahayakan,” ulangnya.

Sementara itu anggota komisi IV, L. Pelita Putra mengaku, pihaknya selaku anggota dewan dapil Loteng bagian selatan, mendorong agar Bukit Tujat Ujat Desa Selong Belanak ini, disegerakan ditata. Pasalnya, bukit ini sangat membahayakan pengguna jalan.

Terlebih jalan ini, jalan provinsi yang menghubungkan dua Kabupaten, yakni Lobar dan Loteng, sebagai satu satunya akses yang dilalui masyarakat, dua Kabupaten ini.

“Pada intinya kita akan segerakan, paling telat 2022 mendatang,” tandasnya. (AP)