Hibur Para Tamu Undangan dan Masyarakat, Drumband Madrasah Negeri Ke Mana ?.

Didaulat nya Grup Drumband Yadaen NW, yang notabene nya berasal dari Madrasah swasta, di acara sakral CWP 2022, patut dipertanyakan. Pasalnya kenapa di acara sakral Kementerian Agama tidak mengutus Drumband Madrasah Negeri, Lalu kemanakah Drumband Madrasah Negeri ?.

SAPARUDDIN (Apeng)

LOMBOK TENGAH



DiPERTANYAKAN
, ada pemandangan yang aneh dan patut dipertanyakan di acara Cakra Wahana Paksa (CWP) tahun 2022, yang di pusatkan di Alun Alun Tastura Lombok Tengah, Jum'at (27/5). Terutama masalah keikutsertaan masing masing lembaga  memeriahkan acara sakral ini, termasuk kantor Kementerian Agama Lombok Tengah.

Dimana lembaga partikel yang berkantor di Selatan panggung Alun alun Tastura Lombok Tengah, mendelegasikan satu grup drumband dari Madrasah swasta.

Yakni Yayasan Darul Abror (Yadaen) Nahdlatul Wathan (NW) Enjer Kecamatan Kopang Lombok Tengah, kenapa tidak dari kalangan drumband Madrasah Negeri, ini patut dipertanyakan.

Setelah di telisik, ternyata drumband Yadaen NW ini, memiliki segudang prestasi yang mencengangkan yang tak kalah hebatnya dengan drumband Madrasah Negeri. Sehingga tidak salah jika Kementerian Agama Lombok Tengah, mendaulat Madrasah swasta dalam acara CWP.

Ketua yayasan Yadaen NW Enjer Kecamatan Kopang Lombok Tengah Agus Supriadi mengaku, persoalan prestasi alhamdulillah anak didiknya telah banyak menoreh prestasi. Sehingga ketika dirinya mendapatkan mandat oleh kantor Kementerian Agama untuk mendelegasikan drumband saat acara CWP, Pihaknya tidak heran.

Mungkin pihak kantor sudah tau, kalau drumband Yadaen NW, telah banyak menorehkan prestasi, sehingga ditunjuk pihak kantor.

"Saya sih tidak terkejut, ketika diminta untuk menampilkan drumband Yadaen, sebab drumband kami sudah sering nampil di acara besar," Katanya.

Adapun prestasi dan pertandingan yang sudah diikuti oleh drumband Yadaen di antaranya, juara pertama dalam lomba drumband tahun 2019 silam saat perayaan Hultah NW di Anjani dan berhasil memboyong piala bergilir TGB.

Selanjutnya tahun 2018, saat Hari Ulang Tahun (HUT) Polda NTB, di mana saat itu drumband Yadaen menempati juara 2. HUT Loteng 2018, Hultah NW di pancor tahun 2017 juara 2 dan di sejumlah perlombaan lainnya.

"Alhamdulillah, di setiap lomba jika di undang selalu kita ikut, dan alhamdulillah hasilnya tidak pernah mengecewakan," Ungkapnya.

Ditanya apa dasar kenapa menjadikan drumband sebagai kegiatan ekstrakurikuler, ASN yang sehari hari bertugas di Kementerian Agama Lombok Tengah ini mengaku, karena yayasan yang ia bina saat ini masih tergolong baru, sedangkan drumband salah satu kesenian yang sedang naik daun dan banyak yang menyukainya.

Sehingga, untuk mensyiarkan yayasan yang baru di bangun dan cepat dikenal masyarakat, sehingga memilih drumband sebagai salah satu ekstrakurikuler dan alhamdulillah hasilnya memuaskan.

"Dengan drumband dan sudah menunjukkan hasil, alhamdulillah tak butuh lama, banyak santri yang masuk," Paparnya.

Catatan Postkotantb.com CWP yang dilaksanakan di Alun alun tastura Lombok Tengah, adalah bagian dari memeriahkan Latihan Integritas Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda) XLII. (**)