Loteng, (postkotantb.com) - Sebulan lamanya peserta Latsitarda mengabdikan diri di Lombok Tengah (Loteng).Kini saatnya para calon perwira itu dilepas dan kembali ke perguruan tinggi untuk menuntaskan pendidikannya.
Acara pelepasan peserta Latsitarda dilakukan bupati Loteng di halaman Kantor bupati melalui apel pelepasan yang dipimpin bupati Loteng.
Dalam sambutannya bupati Loteng mengatakan atas nama pemerintah Loteng mengucapkan selamat atas selesainya kegiatan Latsitardanus ke-42 yang telah dilaksanakan di Loteng, dengan sangat baik.
Semoga latihan ini dapat memberikan pembekalan kepada para Taruna Taruni dan Praja ini sebagai kader pemimpin di masa depan, dengan menanamkan dan menumbuh kembangkan mentalitas kejuangan, cinta tanah air serta jiwa semangat integrasi, sebagai upaya membangun soliditas TNI-Polri-pemerintah, sekaligus untuk memupuk sinergitas kemanunggalan bersama dengan komponen masyarakat di daerah setempat.
"Kami merasa momen ini sangat langka dan kami mengharapkan suatu ikatan yang kuat di antara kita, yakni Loteng dengan para calon pemimpin bangsa masa depan, dan semoga momen ini menjadi kenangan yang indah dan mengesankan bagi para peserta Latsitarda" kata bupati.
Bupati menambahkan, melalui kesempatan ini juga, pihaknya tidak hanya mengintegrasikan para Taruna dan Praja dengan unsur masyarakat lainnya melainkan juga menjadi ajang promosi, khususnya pariwisata bagi Loteng, karena itu pemerintah memperkenalkan beberapa kebudayaan khas Lombok, dengan harapan nantinya peserta sekalian agar menyampaikan dan menceritakan betapa menariknya Loteng.
Bupati berharap, semoga setelah kegiatan ini para peserta tidak melupakan rasa kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan di antara peserta Latsitarda nusantara sekalian. dan apa yang telah didapat selama berlatih di Kabupaten Loteng ini dapat menjadi pedoman dalam mengemban tugas kedepannya yang semakin berat.
"Kita harapkan para Taruna dan Praja dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka guna membantu pemerintah dan masyarakat ke depan dalam mewujudkan kesejahteraan. sebab kegiatan Latsitarda ini selain sebagai tuntutan tugas akhir pendidikan, juga merupakan implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi, sebagai bentuk pengabdian Taruna kepada masyarakat sesuai ketentuan yang ditetapkan pada standar nasional pendidikan tinggi," Ulasnya panjang.
Selanjutnya para Taruna dan Praja harus mampu menanamkan dan menumbuhkembangkan jiwa pejuang, cinta tanah air serta semangat integrasi. sebagai Taruna AKMIL AAL, AAU dan Akpol serta Praja IPDN calon pemimpin masa depan, anda harus membangun soliditas dengan masyarakat.
Bupati mengatakan tidak terasa sudah sebulan lamanya para taruna Latsitarda melakukan kegiatan bakti sosial dalam mengimplementasikan tri darma perguruan tinggi di Kabupaten Lombok Tengah. Tentu selama berada di Loteng ada hal hal yang kurang berkenan baik dalam penyambutan maupun komunikasi masyarakat dengan para taruna, bupati meminta maaf.
"Kalau ada hal hal yang kurang pas maka sampaikan kepada kami, jangan bawa keluar. Atas nama pelayan masyarakat saya minta maaf,"ujarnya.
Melalui kesempatan itu Bupati melepas peserta Latsitarda dengan harapan dapat kembali lagi ke Lombok Tengah dan mengabdikan diri untuk Loteng. (Ap)


0Komentar