Loteng, (postkotantbcom) - Bertempat di Dmax Hotel, Sabtu (11/6/22) pengurus Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Lombok Tengah (Loteng), resmi dilantik.
Dalam acara pelantikan dan rapat kerja tersebut mengambil tema "Menguatkan Sinergitas Dalam Membangun Loteng".
Ketua IKA PMII Loteng L. Purniawan Efendi dalam sambutannya mengatakan, kehadiran IKA PMII Loteng diharapkan mampu bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Loteng dalam membangun daerah dan memberikan pengabdian terbaik kepada daerah
"Mari kita bantu Pemda Loteng dalam membangun daerah dan memberikan yang terbaik pengabdian kita kepada daerah,"
Adanya IKA PMII di Loteng ini, ia menambahkan karena alumni PMII jika dihitung jumlah puluhan ribu, mulai dari PMII Loteng terbentuk pada tahun 2003
Selain itu, IKA PMII Loteng lahir menjadi filter dari kegiatan yang tidak produktif menjadi produktif di daerah dan menjadi bagian untuk bersama sama membangun daerah
"Kami tentu sangat meminta bimbingan kepada senior dalam menjalani roda organisasi. Kami ingin apa yang menjadi cita - cita besar PMII bisa terwujud," Katanya
Ketua Umum IKA PB PMII Drs H. Ahmad Muqowam dalam sambutannya mengatakan, momen pelantikan ini merupakan bagian dari pintu pengabdian kepada bangsa dan Negara. ini bukan semata - mata kegiatan seremonial saja
"Setelah pelantikan ini, harus ada program - program yang tidak hanya membesarkan nama baik PMII saja. Akan tetapi harus betul - betul juga membesarkan nama baik Loteng," Katanya.
Dikatakan, bicara potensi Sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) PMII dan Loteng tidak kurang - kurang. PMII harus menjadi yang paling depan membesarkan harkat dan martabat NTB
"Jadikan Loteng ini sebagai laboratorium dan PMII harus sebagai tombak masyarakat dalam mendapatkan haknya yang berkeadilan dan berkebudayaan. Ini semua harus benar - benar dirumuskan dalam rapat kerja IKA PMII Loteng," Ujarnya "Semoga pelantikan ini mendapatkan hidayah didalam mengemban amanah dan mengimplementasikan idealisme dalam melakukan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat," tandasnya. (Ap)


0Komentar