Lombok Utara, (postkotantb.com) - Sebagai salah satu Kabupaten Termuda di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok Utara sudah tidak diragukan lagi memiliki daya tarik tersendiri bagi siapapun (domestik maupun mancanegara) untuk mengunjungi Tiga Gili (Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air) termasuk desa Senaru Kecamatan Bayan yang di kenal adat serta budaya, dan lain lainnya, sebagai tujuan Wisatawan Mancanegara.
Bayangkan saja betapa bahagianya di saat akhir pekan tiba, wajah-wajah para wisatawan lokal dan wisatawan dari berbagai negara yang berdatangan ke tiga Gili dan berbagai lokasi wisata di KLU, kata M.Syamsul Lutfi.SE, Komisi X DPR RI, saat Menghadiri " Sosialisasi Bimbingan Peningkatan SDM Dalam Peningkatan Sadar Wisata", yang di selenggarakan dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (11/6 / 2022).
Sebagai contoh, lanjutnya, di tiga Gili dan di desa Senaru kecamatan Bayan, yang memiliki potensi ekonomi terutama dari sektor hasil bumi dan pariwisata, air terjun Sindang Gila serta aneka kuliner berupa, pakaian dan kuliner produk yang tidak kalah dengan daerah lain di NTB.
Kemudian Kabupaten Lombok Utara juga dikenal dengan wilayah keindahan panorama alam Taman Karang Bajo, serta adat istiadat masyarakatnya yang ramah serta kental dengan budaya dan sebagainya.
Dipastikan bahwa, pariwisata merupakan sumber terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) KLU. Harusnya Pemeeintah daerah juga memberikan perhatian yang lebih besar pula suport anggaran untuk kegiatan pariwisata di situ, kata Syamsul Lutfi.
Ia mengibaratkan memancing, lebih besar umpannya, maka lebih besar pula ikan yang didapatkan.
Wilayah Kabupaten Lombok Utara hanyalah wilayah yang secara georgafis berada berbatasan dengan Lombok Barat (Senggigi) dan Lombok Timur Sembalun), namun jika dipaparkan berdasarkan wilayah Kecamatan atau Desa, Lombok Utara memiliki puluhan tempat tempat destinasi atau obyek wisata, ujar Lutfy.
Lombok Utara harus bisa memberikan insentif yang baik, pelayanan yang baik kepada para tamu kita yang ada di daerah ini, agar mereka terkesan untuk kembali lagi berwisata ke daerah yang sangat kita andalkan ini.
Gili Terawangan dll sudah go Internasional, sudah sangat dikenal secara luas. Imbuhnya
Namun sangat disayangkan dan yang menjadi masalah adalah ketika orang berwisata ke Gili Trawangan misalnya, wisatawan mancanegara melalui jalur Bali. Wisatawan kesannya Tiga Gili bukan merupakan bagian dari pulau Lombok atau bagian dari Kabupaten Lombok Utara.
Kesan seperti ini harus kita luruskan, harus ada terbangun kerja sama antar pengusaha di Bali dengan pengusaha di KLU atau dengan kata lain, mereka yang datangkan wisatawan dari Bali, harus kebagian juga untuk PAD KLU.
Peran kita semua harus lebih memahami wisata daerah kita ini agar para pelaku wisata yang ada di daerah ini untuk lebih mengerti dan bagaimana menjadi tuan rumah yang baik. Oleh karena itu "saya harapkan mendset seperti ini harus kita rubah dan mereka akan lebih mengenal Tiga Gili ini sebagai bagian dari pulau Lombok, khususnya Lombok Utara, dan tidak merupakan bagian dari pulau Bali maupun Provinsi Bali.
Karena connecting dari Bali ke Gili Trawangan sudah sangat lancar.
Para generasi muda di haruskan memahami SPEECH. (@ng)


0Komentar