Sumbawa Besar, (postkotantb.com) - Lurah Samapuin Dhita Frisq S.Ap aktif mengajak warganya bergotong-royong. Seperti halnya yang nampak di RT 01/06, Jumat (1/7/2022).
"Ini bagian dari upaya ini untuk mengembalikan adat budaya leluhur Tau Tana Samawa. Gerakan multidimensi yang melahirkan sikap toleransi yang tinggi," kata Dhita Frisq saat ditemui Media di sela-sela gotong royong.
Dhita mengutip ungkapan bijak leluhur Tau Tana Samawa "Taket ko nene, kangila boat lenge". Artinya, bahwa takut kepada Allah, dan malu berbuat salah. Ungkapan sakral berpegang teguh di jalan Allah kata Lurah, adalah hal senyawa dengan perisif Adat Tau Tana Samawa.
"Meski semua warga sibuk mencari nafkah, tapi sikap peduli lingkungan sangatlah dijunjung tinggi. Didorong emosi kebersamaan, merupakan salah satu wujud mempererat silaturahmi antar warga, dalam berlomba mengejar kebajikan di dunia dan akhirat tutupnya," tutupnya. (Well)




0Komentar