Lombok Barat, (postkotantb.com) - Tak ada hujan, tak ada angin, tiba-tiba TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc, S.Ag, M.A pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Assohwah Al-islamiyah Desa Beleke Kecamatan Gerung Lombok Barat mendadak dikunjungi di kediamannya oleh Gurbernur NTB Dr. Zulkieflimansyah pada Rabu sore (16/11/22).
Tuan Guru Taisir (TGT) yang mendapat info darurat dari staf ahli Gurbernur,perihal kedatangan orang nomer 1 di NTB itu, sontak kaget karena sudah barang tentu tanpa persiapan matang.
" Saya sangat surprize, ternyata Gubernur itu datang secara spesial, atas kehendak pribadi, bukan perjalanan Dinas atau kepentingan politik, apalagi pencitraan, murni karena beliau rindu," ungkap TGT kepada postkotantb.com kamis (17/11/22 )
Ulama' karismatik yang juga mengketuai BAZNAS Lobar tersebut,mengaku,hal demikian juga dianggap wajar mengingat hubungan persahabatan kedua tokoh besar ini ternyata sudah terjalin lama.
"Jauh sebelum Bang Zul jadi Gurbernur, kami sudah dekat, seperti saudara, disini seperti rumah kedua beliau, banyak kenangan indah yang terukir, " cetusnya.
Diutarakan,TGT sangat bahagia dan apresiasi penuh niat baik Bang Zul menyambung silaturahmi.Karena dengan segala kerendahan hatinya, mau turun membaur bersama masyarakat melepas title jabatan dan semua kesibukan. Bahkan tanpa pengawalan,hanya ditemani satu orang staf saja.
" Suasana pertemuan cair dan lepas, penuh canda tawa, kami berbicara tanpa beban dan harmonis, " lanjutnya.
Mengenai sosok personal Bang Zul,TGT beranggapan, adalah salah satu type pemimpin yang baik.bisa berbaur dengan siapapun,bergaul tanpa pandang bulu dengan setiap komponen masyarakat, bahkan lintas agama. menunjukkan moderasi islam. melepas faham fanatisme dan identitas sehingga diterima semua kalangan.
" Bang Zul juga tak segan-segan ngantor dilapangan ajak segenap OPD nya, selesaikan masalah ditempat, seperti saat konflik di Desa Mareje Lembar, itu luar biasa,"sanjungnya.
Disela-sela kunjungan, ada cerita menarik ketika Bang Zul berjalan kaki bersama TGT saat turun dari mobil dalam kondisi hujan. Secara spontan, Bang zul memayungi TGT,sebagai bentuk hormat kepada kiayi.
" Kok saya yang dipayungi ?," tanya TGT, " Kalau saya yang dipayungi kan ndak bisa dijangkau, badan saya kan lebih tinggi dari Tuan Guru, " jawab Bang zul yang langsung dihiasi gelagak canda tawa yang lepas.
Dikutip dari laman resmi facebook @Bang Zul Zulkieflimansyah, Gubernur sendiri sangat senang ziarah ke TGT, " Banyak kenangan disini bersama Tuan Guru, Terimakasih atas sambutannya yang luar biasa, " tulisnya dalam status.
Lebih jelas, TGT mengatakan, hubungan persahabatan akan senantiasa berlanjut, Dalam acara peresmian asrama Ponpes putra, Bang zul positif akan hadir untuk peletakan batu pertama, ahad (27/11/22 ).
Pada kesempatan itu, Gub Zul juga diberi penghormatan didaulat jadi imam sholat magrib.
" Dari sisi relijiusitas juga tidak diragukan, beliau benar-benar pembaca Alqur'an mempuni, makharijal huruf, tajwid dan lantunan suaranya seperti imam masjidil haram," terangnya bukan berlebihan.
TGT menilai,Gub Zul berhasil membangun NTB, mejalankan roda pemerintahan dengan baik. Terlepas dari pro kontra yang muncul, itu hal biasa dalam kehidupan. Sebagaimana ungkapan arab, " Ridhonnas Ghoyatun La Tudrak", artinya mengharapkan semua orang senang merupakan cita-cita yang mustahil tercapai. Terpenting bagaimana memanage atau mensikapinya dengan arif bijaksana.
Ditanya layak atau tidaknya jabat Gubernur 2 periode, TGT sebenarnya no coment agar tidak mengarah ke politik. Tapi, TGT beberkan kata layak- layak saja sebab Gub Zul masih punya kesempatan 1 periode lagi. (Irs)



0Komentar