Mataram (postkotantb.com)- Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB, H. Zamroni Aziz memastikan bahwa proses rekrutmen petugas haji Tahun 2023, tergantung usaha para peserta dan diawasi langsung Inpektorat Jendral (Irjen) Kemenag RI.
Hal ini disampaikan Kanwil Kemenag NTB, saat meresmikan Rekrutmen Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan Non Kloter Seleksi Tahap II Tingkat Provinsi NTB di Lantai 2 Gedung Baru MAN 2 Mataram, Selasa (31/01/2023).
"Kami menganggap semua peserta hebat-hebat. Tapi kalau bapak dan ibu peserta punya kenalan mungkin terus menelpon, saya yakin bapak dan ibu akan dicuekin hari ini," cetus Zamroni mengingatkan para peserta.
Proses seleksi ini dilaksanakan online secara serentak di seluruh provinsi. Dengan menggunakan handphone berteknologi Adroid melalui aplikasi CAT. Selain soal lobi-lobi, dalam kesempatan tersebut, Zamroni juga mengingatkan agar proses seleksi terlaksana secara terbuka dan teratur.
"Asas keterbukaan dalam rekruitmen harus tetap kita jaga. Dan alhamdulillah, sampai hari saya belum mendengar adanya keluhan," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Haji, Hj. Eka Muftati'ah, menambahkan bahwa Seleksi tahap II ini diikuti oleh sekitar 120 peserta dari 10 kabupaten kota se NTB. Terdiri dari ASN lingkup Kemenag serta sejumlah ormas.
"Ini punya kriteria masing- masing. Yang PPIH Tim Pemandu Haji 23 orang, PPIH Pembimbing Ibadah Haji 24 orang, seksi akomodasi, konsumsi, transportasi. Kemudian ada dari bimbingan ibadah yang non kloter. Artinya yang berangkat ke Arab Saudi," sebutnya.
Pihaknya pun memastikan, terkait usulan kenaikan tarif haji oleh Menag, tidak mengganggu proses rekrutmen petugas haji. "Kegiatan ini berlangsung selama satu hari. Kalau tidak terkendala dengan CAT, maka akan kami lanjutkan ke wawancara," jelasnya.(RIN)


0Komentar