Doktor HL.Muhammad Iqbal Duta Besar RI untuk Turki

Turki, (postkotantb.com) - Hotline KBRI menerima banyak permintaan informasi dari masyarakat Indonesia mengenai kondisi terbaru keluarga, kerabat, teman mereka yang berada di Turki.

Ditegaskan sekali lagi, wilayah utama yang mengalami gempa bumi hanya di Tenggara Turki yang berdekatan dengan perbatasan Suriah meliputi 11 Daerah yaitu Adana, Adıyaman, Kahramanmaraş, Gaziantep, Diyarbakır, Hatay, Kilis, Şanliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, Elbistan.


Di wilayah tersebut diperkirakan ada sekitar 500 WNI yang bermukim. Sebagian besar adalah pelajar, pekerja spa terapis, pasangat menikah dengan warga setempat dan pekerja di organisasi internasional yang beroperasi di perbatasan Turki-Suriah.

KBRI merilis, dari 6.500 WNI yang tercatat di Turki, hampir 90% tinggal di kawasan Marmaris (Istanbul, Bursa, Kocaeli, Canakkal, Kirklareli), Anatolia Tengah (Ankara, Syakarya, Karabuk, Kastamonu, Zonguldak, Samsun, Barten, Afyon, Kutahya, Eskisehir) dan Agean (Isparta, Antalya, Izmir, Bodrum, Mugla).

WNI di Daerah-daerah ini tidak terkena dampak gempa dan semuanya dalam keadaan aman. Khusus untuk daerah Kayseri, gempa terasa di kota Kayseri namun kondisi stabil dan tidak ada korban maupun bangunan runtuh.


Bagi mereka yang miliki keluarga/kerabat/teman di Turki berada diluar 11 kota yang terkena dampak langsung tersebut tidak perlu khawatir dan tidak disarankan untuk menghubungi hotline KBRI Ankara sehingga akan memberikan kesempatan kepada hotline untuk fokus menanganai WNI yang terdampak langsung.

"Teman-teman mohon bantuannya untuk menyebarluaskan informasi ini agar upaya pemberian bantuan kepada WNI oleh KBRI Ankara lebih efektif," pesan Dubes RI untuk Turki, Dr.Lalu Muhammad Iqbal. (Irs)