Lombok tengah, (postkotantb.com) - Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak dini hari akibatkan air sungai yang melintasi Jembatan Ikhtiar Bersama 459 Pemoles Lombok tengah meluap dan menggerus persawahan milik warga.

Menurut penuturan beberapa Narasumber melalui sambungan WhatshApp, Senin (13/02/2023 ). Diantaranya, Kadus Pemoles, Khairil Anwar melalui menginfromasikan, air ditemukan meluber ke sisi sayap jembatan pada pagi hari. Sekitar Dua petak sawah dilaporkan tersapu banjir dan dipastikan gagal panen.

" Selain hujan, derasnya distribusi air dari wilayah pegunungan Lombok Barat diduga turut jadi penyebab, " bebernya.

Disamping sebagai bentuk musibah, Khairil juga keluhkan pembuatan jembatan yang baru-baru ini diresmikan. Menurutnya, ada beberapa item yang belum tuntas sehingga perparah kondisi.

Atas nama masyarakat Pemoles dirinya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Lombok tengah dengan terbangunnya jembatan ini. Namun, diharapkan, agar lebih maksimal.

" Ada banyak bronjong kawat yang sudah datang menumpuk, sesuai janji pihak terkait saat acara peresmian untuk segera dipasang, tapi belum terlaksana, jawabannya masih tunggu dana, " kata Khairil.


Terpisah, Kepala Desa Montong Sapah dan Camat Praya Barat Daya membenarkan kejadian tersebut.

" Saya belum ke lokasi, tapi kayaknya benar, biasa namanya hujan besar,  nanti kita coba cek ke lokasi berdampak apa tidak, semoga secepatnya bisa kita atasi, " respon Darbe, Kades Montong Sapah.

Hal senada dijawab Camat Prabarda, H.M.Rumetan. " Nggih bisa jadi, kayaknya meluap melalui selatan dan masuk ketimbunan yang menuju Sekolah Dasar Pemoles, " ujarnya.

Kabid Penempatan dan Perluasan Disnakertrans Lombok tengah, Lalu  Samsul Rijal yang menjadi pelaksana kegiatan mengklarifikasi hal demikian tidak dielakkan akibat hujan terus menerus, tapi sebentar airnya pasti akan surut.

Soal kondisi jembatan, ia mengiyakan, memang perlu di tinggikan pasangannya.

" Saya tidak faham soal tekhnis, dari PU nanti akan pakai bronjongan agar lebih kuat pasangannya, dan mereka udah janji untuk tahun anggaran sekarang, silahkan tanya Kabid PU langsung," timpalnya.

Posisi Dia, hanya melaksanakan kegiatan padat karya. Diakui, berapa bahan yang ada di DPA itu sudah dijalankan. Bahkan lebih dari target.

"Sekarang kan ada bronjongan yang akan dilanjutkan pekerjaan oleh PU, mungkin kalau itu dipasang disebelah selatan akan kuat nanti," terangnya.

Sementara, Massadri, Kabid Bina Marga Dinas PU Lombok tengah melempar pernyataan balik. " Ampure miq, ke Kabid Disnaker aja untuk konfirmasi, karena beliau yang lebih tau pelaksanaan nya yang kemarin," tandasnya kepada postkotantbcom.

Sampai berita ini ditayangkan,  Kadus pemoles beserta warga dan anak sekolah terdampak, berinisiasi lakukan gotong royong menimbun jalan agar bisa dilalui. (Irs)