Lombok Utara, (postkotantb.com) - Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Lombok Utara berencana menggelar Musik Akustik Festival dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023.

Peringatan HPSN tahun ini mengangkat tema "Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat".

Kabid Pengelolaan Sampah LB3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Lombok Utara, Drs Dewa Purwa mengatakan, untuk mencapai target nasional penurunan emisi gas rumah kaca, maka peran dan posisi HPSN 2023 menjadi sangat strategis untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. Hal ini sekaligus manifestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yakni waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular (circular economy) dan sampah menjadi sumber energi.


Pada kesempatan ini, Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara melibatkan sejumlah organisasi peduli lingkungan yang tergabung dalam panitia peringatan hari peduli sampah Nasional atau HPSN 2023.

"Nah untuk Musik Akustik Festival ini rencananya akan dipusatkan di seputaran kali Sokong, Desa Sokong Kecamatan Tanjung pada tanggal 22 Februari," jelasnya.

Kemudian pembentukan panitia pelaksana HPSN, akan dilangsungkan di Yonaris Cafe, Selasa 31 Januari 2023 mendatang.

Sejumlah rangkaian kegiatan diantaranya penyelenggaraannya akan dilakukan dengan kegiatan yang berfokus pada pengelolaan sampah untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target zero emisi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Utara, Drs Russianto menambahkan, ragam kegiatan peduli sampah di tingkat daerah ini melibatkan berbagai organisasi peduli lingkungan, dunia usaha dan elemen masyarakat, serta peningkatan pengelolaan TPA yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Utara.


"Kegiatan tersebut diharapkan nantinya dapat merubah paradigma masyarakat terkait bagaimana memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai estetis dan ekonomis," harap dia.

Terpisah, Sabri pemilik Yonaris Cafe saat dikonfirmasi Poskotantb.com menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kelengkapan dan berbagai kebutuhan terkait dengan proses pagelaran yang akan dilaksanakan.

"Kami intens berkoordinasi dengan panitia, dan kebutuhan untuk performance peserta lomba juga sudah kami siapkan," tuturnya.

Menurutnya, event ini merupakan kegiatan yang unik dan sangat milineal. Dirinya meyakini bahwa event ini akan dapat sambutan yang baik dari masyarakat, terutama dari kalangan pemuda.

Untuk diketahui, kegiatan ini dijadwalkan berlansung pada tanggal 22 Februari 2023. Sedangkan peserta yang sudah mendaftar mencapai 24 group musik dari kalangan milenial di wilayah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat bahkan Kota Mataram. (@ng)