H.Sirojuddin Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur saat menghadiri workshop Updating data Emis, siaga dan Implementasi Kurikulum Merdeka (KM) dalam pembelajaran PAI pada SMP, Kamis (09/02/2023).
Lombok Timur, (postkotantb.com) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur menggelar workshop updating data emis, siaga dan implementasi kurikulum merdeka (KM) dalam pembelajaran PAI pada SMP, Kamis (09/02/2023). Workshop ini dihadiri oleh 160 orang Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berada di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur dan Guru PAI di bawah Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur.
Dindepan peserta, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Timur, H Sirojuddin mengajak para Guru PAI SMP dan Guru PAI di lingkungan Kemenag untuk dapat menyelesaikan tugas pokok yang bersifat personal secara mandiri tanpa mengandalkan pihak lain.
"Jika kita masih mengharapkan jasa orang lain untuk membantu menunaikan tugas kita, tidak heran kalau selama ini masih ada sejumlah guru yang tidak bisa mendapatkan hak seperti yang mereka harapkan. Mari kita tunaikan tugas dan tanggungjawab kita dengan baik," ujar Sirojuddin.
Dia juga mengingatkan para guru PAI baik yang bernaung di Dikbud maupun Kemenag untuk membiasakan diri dan belajar beradaptasi untuk melaksanakan tugas pokok yang harus diselesaikan secara online.
"Di era yang serba digital ini, semestinya akan mempermudah kinerja kita terutama mengenai pengisian data, karena pemeritah sudah menyiapkan pelayanan secara online yang dapat diakses melalui android," jelasnya.
Sementara Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Mustiadji Amiruddin, yang hadir mewakili Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Lombok Timur menyatakan, perlu adanya komitmen bersama dalam menyelesaikan persoalan maupun kendala yang dialami oleh para guru PAI.
"Terutama persoalan data maupun administrasi yang berhubungan dengan hak dan kewajiban, yang penyelesaiannya secara administrasi membuat bingung harus diurus ke instansi mana, apakah Dikbud atau Kemenag," katanya.
Namun, lanjutnya, para guru PAI kini tidak perlu lagi bingung, karena pemerintah sudah membuat peraturan bersama dalam hal ini peraturan Kemenag dan Kemendikbud.
Sejumlah peserta workshop kepada Postkotantb.com mengaku sangat senang adanya workshop ini. Bagi mereka acara ini akan lebih menambah ilmu tentang update data. Terlebih saat ini semua urusan administrasi serba memiliki Aplikasi sendiri.
"Jikalau kita tidak menguasainya, maka kita akan kesulitan dalam menerapkannya nanti di sekolah," ujarnya. (Mul)




0Komentar