Murdi, AP. M.Si, (kanan) Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Tengah didampingi H.Wendy (kiri) saat jumpa pers, Selasa (23/5/2023). FOTO:IST/LALU.M.IRSYADI
Lombok Tengah (postkotantb.com) - Menyambut pemilu 2024, Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lombok tengah, tekankan seluruh penyelenggara Negara junjung tinggi Netralitas.
Penyelenggara Negara mencakup semua elemen pribadi warga yang bernaung di Lembaga, Badan serta Organisasi Pemerintahan sampai tingkat Desa. Sebagai bagian dari pusat pembinaan politik dan ideologi pancasila. Bakesbangpoldagri juga miliki ruang lingkup memfasilitasi penyelenggaraan agenda politik Nasional, Provinsi, Kabupaten/kota hingga Desa/Kelurahan. Fungsi lain turut berkewajiban mengawal, mengawasi, memberi arahan, peringatan sampai jatuhkan hukuman bagi ASN yang melanggar aturan atau kode etik.
"ASN juga sangat berpotensi terlibat politik praktis, mari kita hindari benturan kepentingan, supaya tidak terjadi konflik, yang bisa akibatkan instabilitas, "tandas Murdi, AP.M.Si, Kepala Bakesbangpoldagri Loteng saat siaran pers, selasa (23/5/2023).
Antisipasi hal tersebut, Bakesbangpoldagri membentuk Satuan Tugas ( Satgas ) khusus yang terintegrasi dengan Bawaslu sebagai pihak yang miliki domain pemberian sanksi jika ada ASN langgar aturan.
Wujudkan itu semua, Bakesbangpoldagri telah perkuat kolaborasi dengan semua lintas sektoral atau vertikal dengan TNI-Polri, hingga Pemerintahan Desa. Hal demikian juga bentuk langkah kongkrit yang bertujuan guna menjamin tingkat partisipasi pemilih.
"Peran ASN dalam politik tidak boleh ikut terjun langsung, misalkan arahkan masyarakat menangkan satu calon atau peserta pemilu tertentu secara praktis, tapi kalau ikut berperan mengajak agar antusias ikut nyoblos ke TPS, itu baru lumrah, " ujarnya.
Dengan segala upayanya, Murdi berharap, pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan damai. Kepada masyarakat dihimbau tunaikan hak pilih dengan baik. Karena satu partisipasi suara menentukan nasib bangsa kedepan. (Irs)


0Komentar