Lombok Timur (postkotantb.com) - Bupati Lombok Timur (Lotim) HM Sukiman Azmy menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama pimpinan OPD lingkup Kabupaten Lotim di Ruang Rapat Bupati, Selasa (2/5/2023).
Dalam rakor tersebut, Bupati menyampaikan bahwa dirinya sudah banyak menyerap aspirasi masyarakat sewaktu safari ramadhan 1444 Hijriah.
Sejumlah hal menjadi perhatian Bupati, seperti lampu penerangan jalan, pembangunan Puskesmas Lepak Kecamatan Sakra Timur, pengoperasian RSUD Selaparang, proyek SPAN Pantai Selatan, termasuk rehab pasar terapung Jenggik Kecamatan Terara, hingga batas Desa Songak dengan Denggen.
''Banyak aset-aset yang terbengkalai pasca gempa yang harus segera ditindaklanjuti,'' katanya.
Selain aspirasi masyarakat, Bupati juga memberi penekanan pada pajak dan retribusi seperti pajak restoran yang belum dapat dipungut secara optimal. Demikian halnya dengan retribusi pasar. Menurutnya hal tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Bapenda melainkan seluruh pihak.
Ia pun menyoroti penggunaan dana BOS oleh sekolah dan pemanfaatan dana desa. Ia meminta pimpinan OPD yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), termasuk Inspektorat dapat lebih intensif melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana-dana tersebut. Terlebih hal itu akan berpengaruh terhadap kualitas opini BPK terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah.
Terkait hal itu Inspektur Daerah Hj. Baiq Miftahul Wasli menyampaikan pihaknya akan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Selong untuk menindak lanjut temuan terkait administrasi, baik yang lama maupun yang sudah berjalan lima tahun terakhir.
Ia juga mengingatkan, demi peningkatan kualitas WTP agar OPD dapat melakukan tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelum 60 hari sesuai ketentuan yang ada.
''Sebab semakin cepat diselesaikan semakin baik kualitas laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah,'' pungkasnya. (Mul)




0Komentar