Lalu Muhammad Gaesar Rahman, Kandidat Bakal Calon Kepala Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah.FOTO:IST. Lalu M.Irsyadi postkotantb.com Biro Loteng.


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Dorongan kuat dari masyarakat kepada Lalu Muhammad Gaesar Rahman atau yang kerap disebut MGR untuk maju dikontestasi Pemilihan Legislatif 2024 dapil 4 Lombok tengah Praya Barat-Praya Barat Daya. Tampaknya belum bisa ditunaikan oleh pemuda energik asal Dusun Karang Dalam Desa Penujak itu.

Kepada postkotantb.com, Minggu (21/5/2023 ). MGR mengaku lebih memilih mantapkan diri dulu untuk unjuk gigi tampil di kancah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan bergulir dalam waktu dekat.

"Bukan menolak dorongan masyarakat untuk Nyaleg, tapi hati terasa ditarik oleh kondisi Desa yang belum bisa dibiarkan, maka saya putuskan lebih baik berbuat dan mengabdi untuk Desa dulu, baru ketingkat lebih tinggi nantinya, supaya berjenjang, ibarat menaiki tangga, yaa dari bawah dulu baru ke atas," ungkap MGR.

Dirinya tentu sangat mengepresiasi dukungan masyarakat terutama kaum milenial supaya bisa maju di Pileg 2024. Tetapi, pria lajang  berusia 23 tahun ini mengaku hal demikian harus realistis dalam berhitung. Saat tempur, bukan hanya dukungan saja yg di perlukan. Melainkan juga kesiapan secara mental untuk berhadapan dengan apa yg diinginkan oleh masyarakat.

"Umpama memanah, ada kalanya kita mesti tarik mundur sedikit untuk melesat lebih jauh mengenai target sasaran," ibaratnya.

Lebih jauh, Ketua Gemasaba yang juga jadi Banom DPC PKB Loteng tersebut beranggapan, jika ada iktikad terjun kedalam dunia politik jangan main nafsu. Dari itu, MGR ingin sekali mengawali kiprah politiknya berbenah mulai dari Desa.

"InsyAllah aman, setiap langkah saya diiyakan keluarga, kerabat, sahabat dan masyarakat, sehingga saya kini sudah mulai jajaki dengan rutin bersilaturahmi dengan semua komponen warga," terangnya.

Adapun menurut pandangan MGR, jika ingin melahirkan kemajuan. Yang diperlukan di Desa sekarang adalah kesiapan secara mental dan tindakan yang bermuara pada pemimpinnya dulu. Seorang Kepala Desa harus berani berhadapan dengan perkembangan zaman. Mampu bersikap agresif dan adaptif menjawab tantangan baru agar dapat bersaing menciptakan Desa yg maju dan kelas modern.

" Kawasan kita masuk dalam lingkar Bandara, kita harus berifikir internasional sambil menyesuaikan pengembangan kearifan lokal. Anak mudanya harus berani tampil dengan segala kreatifitas. Setiap elemen harus bersinergi langsung dengan Pemdes, untuk merajut persatuan dan kebersamaan dalam pembangunan dan peningkatan SDM dan kualitas Desa semakin baik," Jelas MGR.  (Irs)