![]() |
| Kepala SMKN 1 Pringgabaya, Ruslan, S.T., M. Pd. |
Lombok Timur (postkotantb.com)- Belum lama ini, LKS SMK/SLB dan OSN SMA Tahun 2023 Tingkat Provinsi NTB, yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Timur, resmi ditutup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB.
Event bergengsi ini pun ternyata membawa dampak positif, khususnya bagi SMKN 1 Pringgabaya. Dikonfirmasi, Rabu (14 /06) Kepala SMKN 1 Pringgabaya, Ruslan mengaku, dampaknya sangat dirasakan, khususnya pada penerimaan peserta didik baru (PPDB).
"Ini berkat banyaknya event yang digelar Dikbud NTB. Jadi masyarakat mengetahui, banyak sekali kelebihan, ketika mereka menyekolahkan anaknya ke SMK kami," ungkapnya
Saat ini saja, jumlah pendaftar mulai meningkat. Data sementara, ada sekitar 542 anak yang sudah terdaftar di sekolah ini. Dia yakin, menjelang penutupan PPDB, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 600 anak.
"Itu menjadi dasar kita mengajukan ke dinas untuk membuka kembali beberapa jurusan. Di sini kan ada gurunya, ada fasilitas dan gedungnya, tinggal jurusannya saja," katanya.
SMKN 1 Pringgabaya merupakan salah satu dari beberapa sekolah yang ditunjuk sebagai pengampu, tempat pelaksanaan beberapa mata lomba dalam ajang LKS SMK. Selama ini, masyarakat setempat sekaligus dari luar Lombok Timur pada umumnya, belum mengetahui bagaimana perkembangan sekolah tersebut.
Terlebih lagi, posisinya kerap disebut-sebut sebagai sekolah di bawah gunung. Tentunya, melalui ajang lomba ini, pihaknya dapat mengenalkan kepada masyarakat, utamanya para peserta yang berasal dari luar kabupaten, bagaimana kelengkapan sarana prasarana, serta kelengkapan fasilitas sekolah.
"Dulunya kita dikenal sebagai sekolah di bawah gunung. Tapi pas mereka masuk, mereka baru takjub melihat kondisi sekolah kami," jelasnya.(RIN)


0Komentar