Kadisbudpora KLU, Adnan, S.Pd, M.Pd. FOTO:IST/JAHARUDDIN.S.Sos (@ng). BIRO LOMBOK UTARA.


Lombok Utara, (postkotantb.com) - Yayasan Classroom of Hope Indonesia adalah lembaga nirlaba yang mendedikasikan dirinya untuk memberikan akses kepada pendidikan yang berkualitas dengan pembangunan sarana dan prasarana penunjang yang berkelanjutan, aman dan berkualitas.

Classroom of Hope adalah Non Governmantal Oraganization (NGO) penyandang dana dari Canada yang bergerak memberikan bantuan sarpras di dunia Pendidikan. Sudah banyak sekolah yang dibantu tidak hanya di KLU tapi juga di daerah lain di luar KLU.


Seperti hari ini, Rabu (07/06/2023) Classroom of Hope sedang berkunjung ke Kabupaten Lombok Utara, yang di pusatkan di SDN 1 Gondang Kecamatan Gangga. Kedatangan mereka dalam rangka meninjau langsung progres kegiatan yang sudah, Sedang dan membangun MoU dengan Pemda Kabupaten Lombok Utara melalui Dikbudpora. Mereka diterima Kadis dan Seksisbutpora dan segenap guru serta murid SDN 1 Gondang.

Pada kesempatan ini, Kadisbudpora KLU, Adnan, S.Pd, M.Pd menyampaikan laporannya, terkait progres kegiatan yang sudah, sedang maupun yang akan di laksanakan berikutnya.

Adnan juga menyampaikan secara rinci progres kegiatan Yayasan Classroom of Hope yang sampai saat ini masih berlangsung du Kabupaten Lombok Utara.


Beberapa progeres pembangunan sekolah yang disampaikan Kadis Dikbudpora antara lain, ruang kelas sekolah SD-SMP terbangun 1 SD/SMP dengan masing masing tiga ruang belajar. Sedangkan pada tahun 2022 terbangun empar SD/SMP dengan 15 ruang kelas belajar (RKB) , dan Pada tahun 2023 juga sudah terbangun 5 SD/SMP dengan sembilan ruang kelas belajar (RKB). Tidak sampai disitu, pada tahun 2023 juga sedang berlangsung empat SD/SMP dengan sembilan ruang kelas belajar (RKB) dan enam toilet.

"Pada tahun 2023 ini juga sudah terbangun kesepakatan atau MOU untuk pembangunan 2 SD/SMP dengan delapan ruang kelas belajar (RKB)," katanya.


Menurut Adnan, total keseluruhan berjumlah 16 SD/SMP, yang terdiri dari 40 Ruang Kelas Belajar (RKB) dan 20 toilet. Sekitar sembilan orang dari Rombongan Classroom of Hope Indonesia yang terdiri dari enam orang Canada dan tiga orang indonesia. Merka disuguhkan kesenian  teradiaional yang diperankan oleh anak anak SDN 1 Gondang. (@ng)