Gubernur NTB bersama Komandan Lapangan MXGP saat acara Doa bersama sekaligus meninjau kembali kondisi sirkuit MXGP Lombok.

Mataram (postkotantb.com)- Event MXGP Lombok, tinggal menghitung hari. Ini sejalan dengan progres pembangunan sirkuit di Eks Bandara  Selaparang, Kota Mataram, yang saat ini sudah mencapai 99,5 persen.

Kesuksesan pembangunan sirkuit berkelas dunia tersebut, tidak lepas dari semangat serta pengorbanan Ir. H Ridwan Syah. Karena di massa pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PUPR, pria itu begitu semangat dan All Out, sebagai komandan MXGP.

"Hari ini menjadi saksi sejarah, kita berat sebenarnya mengorbankan beliau ini pensiun. Mudah-mudahan sore ini, seperti pengorbanan Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim. Pengorbanannya diganti dengan Sirkuit Internasional MXGP Lombok," puji  Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dengan senyum, saat Doa Bersama dalam rangka syukuran atas penyelesaian Sirkuti MXGP Lombok.

Diaku Doktor Zul, sapaan Gubernur NTB, pujian yang disematkan kepada sosok senior di lingkup ASN bukan tanpa alasan. Sebab, tidak hanya waktu bersama keluarga. Ir. Ridwan Syah rela mengorbankan waktu istirahatnya, untuk kerja keras menuntaskan sirkuit tersebut.

"Memang orang banyak bertanya, termasuk yang dari luar negeri ngapain buat Sirkuti di sini. Ternyata setelah jadi, mereka katakan ' It's Wonderful'.  mereka baru menyaksikan keindahan Sirkuit MXGP," pujinya.

Menurut Doktor Zul, pikiran masyarakat NTB tertidur untuk memikirkan hal-hal yang besar ke depannya. Kesuksesan pembangunan sirkuit ini mengembalikan kesadaran bahwa masyarakat NTB, memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan event-event berkelas internasional.

"Tidak mudah melobi angkasa pura untuk memberikan izin. Tapi kita yakinkan, bahwa internasional event itu pasti bagus. Kalau ini bisa dilaksanakan di tempat ini dua tiga tahun berturut-turut, akan ada kepastian investasi dan harga tanah akan naik berlipat ganda," harapnya.

Sementara itu, Ir. Ridwan Syah menyampaikan bahwa acara doa bersama yang diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur atas penyelesaian pembangunan sirkuit International MXGP Lombok.

"Bapak bisa melihat di depan kita, Lintasan sirkuit sepanjang 1.630 meter dengan 14 Tikungan, sudah siap untuk menjadi tempat ajang kebolehan 23 pembalap MX2 dan MXGP," terangnya dengan mantap.

Tugas selanjut, kata Dae Iwan sapaannya tinggal bagaimana Pemerintah Kota Mataram sebagai tuan rumah dapat memaksimalkan peran masyarakat. Baik yang tinggal di sekitar area sirkuit, hingga yang terlibat langsung dalam pelaksanaan MXGP.

"Untuk Marshalnya, dari jumlah lebih 100 orang, didominasi masyarakat lokal. Begitu juga dengan UMKM, ada sekitar 500 UMKM yang akan menjual produknya selama race berlangsung," jelasnya.(RIN)