Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R. ST., M.Eng, saat memberikan sambutan pada acara Lokakarya Pra Rembuk penurunan Stunting menjadi forum berbagi antara lintas sektor.FOTO IST/JAHARUDDIN.S.Sos (@ng) POSTKOTANTB.COM BIRO KLU.
Lombok Utara (postkotantb.com) - Dalam rangka mempersiapkan Rembuk Stunting di Kabupaten Lombok Utara, Yayasan Cipta dengan dukungan Tanoto Foundation melaksanakan Lokakarya Pra Rembuk Stunting sebagai langkah untuk percepatan penurunan stunting di KLU bertempat di Aula Kantor Bupati. Rabu (12/7/2023).
Kegiatan Lokakarya dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lombok Utara yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting KLU Danny Karter Febrianto R. ST., M.Eng, didampingi oleh Kepala Dinas P2KBPMD Mala Siswadi, S.Kom, Ketua Yayasan Cipta Khoirunnisa P.hD, Plt. Kadis Kesehatan KLU, serta undangan lainnya.
Lokakarya Pra Rembuk Stunting menjadi forum berbagi antara lintas sektor, baik itu pemerintah daerah dengan perwakilan pihak pentaheliks terkait kontribusi dan peran masing masing untuk mendukung penurunan stunting di KLU.
Wabup Danny menyampaikan berdasarkan data EPPBGM angka stunting di KLU turun secara signifikan disetiap tahunnya, penurunan tersebut merupakan hasil kerja sama serta kolaborasi bersama baik itu pemerintah daerah, swasta, NGO, media serta lainnya.
“Data yang dirilis pada bulan Maret 2023,angka stunting di KLU 19,5 persen, semoga pada tahun ini angka terus mengalami penurunan sehingga target nasional 14 persen bisa kita capai,” tuturnya.
Untuk mencapai target nasional tentunya diperlukan kerja maksimal dan kita memiliki komitmen bersama dalam penanganan stunting.
“Terima kasih kepada Yayasan Cipta yang memberikan suport yang tidak henti untuk KLU, yang nantinya menghasilkan perubahan perilaku keluarga sehingga target penurunan angka stunting dapat terwujud,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Cipta Nisa berharap kegiatan Lokakarya Pra Rembuk Stunting akan menghasilkan komitmen yang di sepakati bersama antara semua stekeholder yang kemudian dibawa pada saat Rembuk Stunting.
“Para peserta lokakarya untuk dapat meksimal dalam mengikuti kegiatan ini sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dalam upaya penanganan stunting,” tuturnya. (@ng)



0Komentar