Breaking News

Pencurian Uang Beserta Kotak Amal Masjid di Dusun Punik, Ciderai Hukum Adat dan Berpotensi Picu Konflik

 


Sami'un Akip Ketua panitia pembangunan Masjid Nurul Iman Dusun Punik Desa Batu Dulang kecamatan Batulanteh kabupaten Sumbawa. FOTO IST/IRWANTO MESSA POSTKOTANTB.COM


Sumbawa Besar (postkotantb.com) - Masyarakat mukim Masjid Nurul Iman di Dusun Punik, Desa Batu Dulang, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu dua tahun terakhir diresahkan dengan aksi pencurian uang kotak amal masjid. Raibnya amal jariyah jamaah tersebut terindikasi bisa menuai konflik, disebabkan uang raib bersama kotak amalnya.

Saat dikonfirmasi postkotantb.com, Ketua pembangunan masjid Sami'un Akip bersama toga, toma dan tomu di tengah musyawarah di Dusun Punik pada Minggu (24/9/2023), menyayangkan kejadian tersebut. Dimana masjid seharusnya menjadi tempat ibadah dan tempat beramal.

''Seharusnya masjid menjadi tempat ibadah dan beramal, bukan tempat mencuri,'' sesal Sami'un.


Musyawarah Tokoh Masyarakat Dusun Punik Desa Batu Dulang

Menurutnya, Kepala Desa Batu Dulang Isnaini seharusnya dapat menyelesaikan persoalan ini di tingkat desa saja. Sebab, kata Sami'un, merunut hukum adat; bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah yang sudah disepakati bersama oleh semua unsur di Dusun Punik.

''Siapapun pelakunya harus menjalankan sanksi sosialnya di tengah masyarakat untuk membawa uang kotak amal yang dicuri mengelilingi Dusun Punik. Ini adalah upaya untuk  menegakkan hukum adat agar bisa dijunjung tinggi," jelasnya.

Lanjutnya, barang bukti pencurian uang dan kotak amal masjid agar tidak diserahkan kepada ketua pengurus pembangunan masjid. Karena bagaimanapun harus pelakunya yang membawa kembali uang dan kotak amal tersebut ke Dusun Punik.

Seperti apa yang tertuang dalam putusan bersama tentang ketentuan dan peraturan hukum adat. ''Karena pencurian uang kotak amal di tahun 2022 lalu yang kurang lebih Rp 50 juta juga akan kami pertanyakan. Ini salah satu upaya untuk  mencegah kecurigaan antar  masyarakat sehingga persoalan ini bisa terang benderang,'' tutupnya. (Well)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close