Kepala Bidang P2P, I Nyoman Sudiarta.SKM. Foto Ist/postkotantb.com/Jaharuddin.S.Sos
Lombok Utara (postkotantb.com) - Capaian prestasi bidang kesehatan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) bukan semata-mata sebagai ajang kompetensi, melainkan memang sudah komitmen bersama pemda melalui Dinas Kesehatan KLU dengan melakukan kerja keras dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Pihaknya bersama seluruh karyawan dan karyawati di lingkup dinas yang dipimpinnya harus bisa mensukseskan progeram imunisasi 100 persen. Tidak cukup sampai disitu, dalam segala hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat harus terjangkau dan sukses.
''Salah satunya dengan pemenuhan imunisasi pada anak ini,'' kata Kepala Dinas Kesehatan KLU, dr H Abdul Kadir, Kamis (23/11/2023).
Senada disampaikan oleh Kabid P2P, I Nyoman Sudiarta dan Sub Koordinator Surveilens dan Imunisasi, I Nyoman Suratha saat memfasilitasi petugas kesehatan di setiap kecamatan dan bidan desa se-KLU.
Kabid P2P, I Nyoman Sudiarta dalam pemaparan materi mengatakan capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa petugas kesehatan KLU telah amanah atas penghargaan sebagai kabupaten berpredikat baik dalam kinerja pencapaian program imunisasi rutin tingkat provinsi.
Prestasi Terbaik ke 2 Tingkat Provinsi, tidak terlepas dari kerja keras Para Pejuang IDL di masing2 Puskesmas se Lombok Utara.
Sementara dalqm evaluasi tingkat kabupaten capain kinerja imunisasi terbaik tingkat puskesmas yaitu; terbaik 1 Puskesmas Kayangan, Terbaik 2 Puskesmas Santong, Terbaik 3 Puskesmas Nipah.
''Ini semua berkat kesungguhan mereka dalam mensukseskan program imunisasi di KLU,'' ungkap Nyoman Sudiarta.
Pihaknya juga bekerjasama dengan puskesmas di seluruh kecamatan dan desa di semua wilayah KLU dalam pelayanan dan pemberian imunisasi pada anak.
“Capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa Pemda KLU melalui Dinas Kesehatan telah amanah atas penghargaan sebagai peringkat 2 Provinsi NTB,'' imbuhnya.
I Nyoman Sudiarta menambahkan, tenaga kesehatan tentu saja memegang peranan teramat penting mengingat mereka berada di garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar dengan cara yang tepat kepada para orang tua atau wali anak yang tergolong dalam usia imunisasi dasar lengkap (0-12 bulan).
Kemudian mengajak dan mengingatkan orang tua untuk membawa anak-anak mereka ke puskesmas, posyandu dan fasilitas kesehatan lain untuk mendapatkan imunisasi.
Menginformasikan lebih banyak tentang hak pelayanan kesehatan yang diperoleh ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan anak usia 29 hari - 6 tahun terkait dengan kesehatan ibu dan anak, imunisasi dan gizi termasuk penentuan status gizi dan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang dan lain sebagainya. Sambil menutup pertemuan evaluasi yang diselenggarakan di Sasak Narmada diakhiri dengan pemberian Sertifikat Penghargaan Kinerja Terbaik Program Imunisasi Tingkat KLU kepada petugas berperestasi. (@ng)




0Komentar