Foto Istimewa/Jaharuddin.S.Sos
Jakarta (postkotantb.com) - Dialog Inovasi “Making Impossible to Possible” yang di siapkan oleh Pusat Inovasi Administrasi Negara, Lembaga Administrasi Negara (LAN RI), di Aula Prof. Dr Agus Dwiyanto,Gedung A Llantai 2 Jln. Veteran No. 10 Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023).Tujuan penyelenggaraan dialog inovasi adalah untuk mendorong pelaksanaan serta pengembangan inovasi daerah.
Usai panitia menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya acara, Dialog Inovasi “Making Impossible to Possible", Preseter meminta Bupati Djohan Sjamau untuk menjelaskan upaya upaya Pemda KLU dalam pelaksanaan program.
Bupati Lombok Utara - Sharing Experience Daerah Tertinggal yang Berhasil Membuat Inovasi antara lain si paparkan HDjohan Sjamsu terkait capaian-capaian yang diraih oleh pemda KLU selama kurun waktu satu tahun ini baik itu penghargaan di bidang pembangunan infrastruktur maupun pembangunan SDM di KLU.
Yang pertama sisampaikan, angka stunting di KLU yang menurun. Pada tahun 2021 angka stunting di KLU ada di angka 28,31 persen dan sekarang di tahun 2023 turun sekitar 17 persen dalam dua tahun trakhir.
Kedua, Pelebaran jalan nasional yang sudah mencapai 90 persen.
"Sekarang ini jalan nasional sedang di kerjakan. Tahun 2022 kita sudah menyelesaikan pembangunan kantor bupati. Meskipun tahun 2022 apbd mengalamai penurunan cukup drastis," Tutur Bupati KLU ini.
Di tahun anggaran 2023 ini juga digunakan untuk menyelesaikan beberapa pembangunan kantor OPD yang juga saat ini sudah dibangun.
Ketiga, KLU sudah menerima penghargaan dari kemendikbudristek sebagai daerah yang meningkatkan literasi dan numerasi di satuan pendidikan.
Keempat, KLU juga menerima penghargaan dari BKKBN.
Kelima, Penghaegaan kabupaten yang progresif dalam keamanan informasi dan implementasi elektronik di tingkat provinsi.
Ke enam, Pemda KLU mendapatkan piagam lencana bakti pembangunan desa dari Kemendes PDDT RI atas Komitmen membangun desa.
Ketujuh, Memperoleh pengharhaan dari lembaga administrasi negara dalam pengembangan pelayanan inovasi pembuatan, ktp, akta, kk, ke desa-desa.
Kedelapan 9 kali berturut-turut mendapatkan penghargaan WTP. Kesembilan, penghargaan pelaksana program nasional dan pecepatan daerah tertinggal dari kemendes PDDT RI.
Kesepuluh, kemiskinan menurun. Pemda KLU mendapatkan apresiasi sebagai kabupaten paling progresif dalam rangka percepatan peningkatan kemiskian di NTB.
Bupati Djohan juga menyampaikan bahwa Pemda KLU sudah memberikan hibah atau bansos untuk pembangunan rumah ibadah masjid, pura dan vihara.
"Dari berbagai capaian dan prestasi yang didapatkan oleh pemda Lombok Utara tentunya masih banyak tantangan yang harus di lalui," Ungkap Bupati didepan para undangan dan dua orang Nara sumber dari LAN yaitu : Prof. Dr.Siti Zuhro, MA-Sharing Penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dan Dr. Wawan Masudi- Sharing Penilaian Innovative Government Award. (@ng)





0Komentar