Saddam Husen, Caleg DPRD Provinsi NTB Dapil 8 Lombok Tengah dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).Foto Ist/Lalu Irsyadi
Lombok Tengah (postkotantb.com) - Keputusan berani untuk ikut maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) pemilu 2024 pertama kalinya bagi Sadam Hussen (33) semata-mata karena dorongan kuat atas perkembangan situasi kondisi masyarakat dewasa ini.
Menurut kacamata Caleg muda putra Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Lombok tengah tersebut. Rakyat masih membutuhkan perpanjang tanganan seorang wakil yang mampu mendelegasikan kepentingan masyarakat secara totalitas. Sehingga dapat menjadi sebuah kebijakan yang menghadirkan solusi untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.
Wilayah Dapil 8 dalam pandangannya, masih belum bisa keluar dari persoalan esensial yakni perekonomian, kemiskinan, pertanian, pengganguran, infrastrukur yang masih banyak belum layak, pengembangan SDM, pendidikan dan lainnya.
Khusus bicara pemuda diwilayah Lombok bagian selatan, SDM rata-rata sudah mempuni. Malah kasusnya, banyak yang sarjana tapi akhirnya nganggur karena sulit dapat pekerjaan. Akibat kebutuhan lowongan sudah penuh. Belum berimbang dengan adanya KEK Mandalika meski sudah bertaraf internasional.
" Sebagai calon baru, saya ingin hadir membawa harapan baru, gagasan baru dan gerakan-gerakan baru yang lebih inovatif dan solutif," ucap Sadam Hussen.
Berbekal pengalaman mempuni sebagai aktivis dan lama berkecimpung didunia organisasi. Sadam Hussen faham betul apa kebutuhan masyarakat. Sudah terbiasa berjuang, membela dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Diketahui, pemuda kelahiran 27-Desember-1990 tersebut miliki Pengalaman Organisasi yang cukup matang. 2015-2016 pernah menjadi Sekertaris Jenderal Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) Bali Nusra. 2016-2017 Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muhammadiyah Mataram. 2018-2019 Sekertaris Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram. 2022-2027 Ketua Karang Taruna Kabupaten Lombok Tengah. Dan menjabat Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Advokasi dan Tindak Pidana Korupsi Nusa Tenggara Barat (LSM) JATI-NTB
" Terlebih saya masih muda, masih banyak peluang dan kesempatan yang harus dijemput dan direbut lewat jalan dunia politik, mengambil posisi jabatan atau kekuasaan untuk bisa berperan langsung sebagai penentu arah Pemerintahan," terangnya.
Jika ada takdir jadi anggota DPR, ia janji akan melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik dan amanah. Mengawasi dan mengawal dengan ketat kebijakan atau rumusan undang-undang yang ditetapkan Pemerintah.
Dalam masa penyerapan usulan melalui tahapan kampanye. Sejauh ini saya tidak berbicara muluk-muluk kepada masyarakat. Poin penting lebih menekankan bagaimana terjalin hubungan jangka panjang saja. Bukan bersifat singkat apalagi transaksional.
" Untuk menghapus kesan-kesan negatif terhadap anggota dewan selama ini, saya haramkan diri saya kalau berubah sifat, sikap dan cara saya kalau ada takdir jadi DPR, karena saya berangkat dari kesederhanaan dan akan tetap berlaku apa adanya, sistem blusukan sambangi warga langsung seperti saat kampanye akan terus jadi tradisi yang berkelanjutan nanti, karena kita sadari jabatan hanyalah titipan Tuhan," tekadnya.
Kemudian, ditanya kenapa memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Saddam mengaku telah lama menjadi simpatisan PSI. Meski bukan sebagai pengurus ataupun kader.
Ia merasa secara personal, PSI sesuai kehendak hati. Tempat yang nyaman, wadah berkumpulnya para pemuda. Apalagi sekarang diketuai Kaesang yang jadi representasi kaum milenial.
Diakhir wawancara, melalui pemberitaan ini, Saddam meminta izin, do'a restu dan dukungan masyarakat Dapil 8 yang tersebar di Kecamatan Pringgarata, Jonggat, Praya Barat, Praya Barat Daya, Pujut dan Praya timur.
Ia mengajak masyarakat untuk mulai merubah mindset. Karena dia yakin semua orang sudah semakin pintar dewasa dan terdidik. Sehingga mampu menyampingkan sisi materialistis dan utamakan komitmen, ide, gagasan, dan terobosan yang nyata kedepan.
"Jika bapak, ibu, saudara sekalian berkenan percayakan saya untuk melanjutkan aspirasinya, mari bulatkan keyakinan, coblos nomor urut 3 atas nama Saddam Husen di kolom Partai Solidaritas Indonesia," (irsyad)


0Komentar