Breaking News

Semarak Penutupan MTQ Ke-30 Tingkat Kabupaten Lotim

 


Lombok Timur (postkotantb.com) - Masyarakat Lotim sejak sore menjelang malam meramaikan rangkaian penutupan MTQ XXX tingkat Kabupaten Lotim yang diisi sejumlah stand pelaku UMKM hingga BUMD, dan pasar murah, Senin (29/4).

Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati berbagai menu, baik makanan ringan maupun makanan berat yang disedikan gratis oleh OPD lingkup Kabupaten Lombok Timur.


Penutupan MTQ diawali pentas gambus Ibnu Batuta Selong, Tim Indonesian Idol Lombok Timur, dan Tari Saman yang ditampilkan siswa MAN IC Lombok Timur. Penjabat Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik nampak sumringah memuji acara penutupan ini,

“Pada malam hari ini kita berhimpun di bawah langit yang sama menutup kegiatan MTQ ini dalam suasana riang gembira, walaupun dari tanggal 22-28 april ada suasana kompetisi persaingan antara kafilah yang ada di 21 kecamatan,” katanya.

Ia melanjutkan, “tetapi setelah dibacakan, diumumkan dan dinilai oleh dewan hakim Insyaallah kita menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada.”

Ia menyebut kafilah yang meraih juara satu akan mewakili Lombok Timur mengikuti lomba MTQ ke – 30 tingkat provinsi NTB yang akan digelar di kabupaten Sumbawa Barat. Karena itu Ia berharap agar masyarakat dapat memberikan dukungan moril kepada kafilah Lombok Timur. Sementara kepada kafilah ia berharap dapat menjaga marwah dan motivasinya dan memberikan yang terbaik nantinya.

Pj. Bupati juga menyampaikan bahwa MTQ berbeda dengan lomba-lomba lainnya. Selain kemampuan terdapat faktor lain yang mempengaruhi hasil akhir. Faktor tersebut salah satunya adalah Al-Quran yang berbicara tentang kemuliaan hati. Untuk itu, Ia mengingatkan agar kafilah tetap menjaga hati dan keikhlasan dengan baik, serta menjauhkan diri dari sikap riya’.

Selain menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung suskesnya penyelenggaraan MTQ XXX,   Pj. Bupati mengupas sekelumit makna Mars MTQ yang dibawakan Paduan Suara Korpri. Mars itu disebutnya mengingatkan hubungan masyarat, pelayan publik atau pemerintah, dan agama, “Clear persoalan hubungan agama dan negara karena Mars MTQ mengatakan cinta kepada Allah, nabi dan negara itu adalah kewajiban kita,” katanya.


Pj. Bupati juga menyampaikan tujuan akhir pelaksanaan MTQ adalah menciptakan negeri yang Baldhatun Toyyibatun Warobbun Ghofur artinya negeri yang kaya dan masyarakat berakhlak mulia. Hal itu selaras dengan lambang padi dan kapas yang terdapat dalam logo LPTQ. Padi dan kapas disebutnya melambangkan kemakmuran, “Kemakmuran suatu daerah atau suatu negara bisa tercapai kalo ada kerja sama seluruh komponen yang ada di daerah atau negara,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Pj. Bupati menyerahkan piagam penghargaan dan piala secara simbolis kepada perwakilan pemenang. Kecamatan Selong meraih juara umum pada MTQ XXX ini. (Mul)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close