![]() |
| KONI Lombok Tengah menggelar pemilihan ketua umum di Illira Lite Hotel, Lombok Tengah, Kamis (20/3/2025). Kadri Ramdani/postkotantb.com |
Lombok Tengah (postkotantb.com) -KONI Lombok Tengah dipastikan akan menggelar musyawarah olahraga kabupaten (MUSORKAB) dengan agenda laporan pertanggungjawaban dan pemilihan ketua umum KONI masa bakti 2025-2029.
Musorkab digelar pada hari ini di Illira Lite Hotel, Lombok Tengah, Kamis (20/3/2025) sore. Musorkab pada hari ini digelar setelah Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI membuka pendaftaran dari tanggal 11 hingga 17 Maret 2025.
TPP menerima pendaftaran Lalu Firman Wijaya sebagai calon tunggal ketua umum KONI Lombok Tengah setelah sempat melakukan perpanjangan pendaftaran hingga 18 Maret 2025.
Dibuka Asisten 2 Setda Lombok Tengah Lendek Jayadi dan dihadiri KONI Provinsi, Dispora NTB, Dispora Lombok Tengah, kejaksaan, dan lain sebagainya
Ketua harian KONI Lombok Tengah Lalu Mukmin Jahar menegaskan, pihaknya menggelar MUSORKAB berdasarkan amanah dari Rakerkab yang dilaksanakan di Warung Telu-telu beberapa waktu yang lalu.
"Ini harus dilaksanakan karena jika tidak dilakukan maka kami akan dituntut oleh anggota KONI yaitu cabor-cabor. Musorkab ini juga sesuai dengan pasal 34 ayat 1-5. Ini pasal 5 jelas dan tegas amanat Rakerkab," ungkapnya.
Ketua TPP KONI Lombok Tengah Yuli Harhari mengatakan, pihaknya menggelar Musorkab hari ini karena merupakan forum tertinggi didalam organisasi KONI.
"Semua hasil Rakerkab dan rapat anggota tidak boleh diubah termasuk titik komanya. Kalau kita ubah berarti mengkhianati hasil Rakerkab itu sendiri," tegasnya.
Yuli memastikan mayoritas pengurus KONI Lombok Tengah hadir mulai dari ketua harian, banyak wakil ketua, sekretaris umum dan anggota KONI yaitu 35 cabor.
Yuli meminta agar jangan sampai ada yang mengklaim dirinya pengurus KONI pada hari ini lebih-lebih ketua umum karena sudah demisioner.
"Begini logikanya. Jadi dia dipilih tanggal 25 Maret 2021. Sedangkan AD ART mengamanatkan bahwa masa bakti Ketua umum KONI itu empat tahun. Nah kalau kita start pada 25 Maret 2021 maka sebenarnya akan berakhir pada 25 Februari 2025. Itu yang namanya empat tahun," bebernya.
Pihaknya mengaku siap untuk berdebat dengan siapapun soal masa bakti pengurus KONI 2021-2025. Menurut Yuli, logikanya jika disebut satu minggu maka 7 hari maka jika terpilih 25 Maret maka berakhir 25 Februari 2025.
Sementara itu, calon tunggal ketua KONI Lombok Tengah Lalu Firman, mengatakan, pihaknya mengusung visi soliditas dalam Musorkab KONI Lombok Tengah 2025 ini.
Menurut Lalu Firman, soliditas ini baru bisa terbangun kalau ada rasa saling percaya antara pengurus cabor-cabor dengan pengurus KONI.
"Saya percaya ini baru bisa terwujud kalau pengelolaan semuanya itu, pengelolaan tugas-tugas KONI dan Cabor ini dilaksanakan secara transparan, akuntabel. Intinya kita harus melakukan prinsip tata kelola yang baik," beber Lalu Firman yang juga Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Lombok Tengah.
"Baru kemudian kita bisa solid. Jadi membangun rasa saling percaya dulu. Jadi kalau sudah saling percaya, solid maka kita akan mudah untuk merencanakan program-program kerja kedepan, melaksanakannya dan melakukan evaluasi," sambungnya.
Visi Soliditas adalah modal yang sangat penting bagi Lalu Firman untuk membawa KONI Lombok Tengah lebih baik sehingga melahirkan atlet-atlet yang berprestasi kedepannya.
Lebih lanjut, Lalu Firman menyebutkan, cabor-cabor yang menjadi anggota KONI adalah cabor-cabor berprestasi. Maka prestasi tersebut yang harus didorong dengan melakukan pembinaan, pembibitan, hingga melakukan kompetisi secara berjenjang.
"Karena di event-event pertandingan, kejuaraan, perlombaan inikan disitu kita dapat mengukur sejauh mana hasil pembinaan kita. Kita harus memiliki pelatih yang profesional yang memiliki keahlian, kualifikasi," demikian Lalu Firman. (Kadri)


0Komentar