![]() |
(kaos olahraga berwarna kuning) Arkan Fauzan Riyanto, sangan Pegiat Kota Tanggerang, Banten, yang Sukses Mengantongi Emas di FORNAS VIII NTB, Kamis (31/07/2025). |
Mataram (postkotantb.com)-Arkan Fauzan Riyanto, sang pegiat asal Kota Tanggerang, dari Kontingen Provinsi Banten tak menyangka bisa sukses mengantongi medali emas ketiga dalam Lomba Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI). PPYNI merupakan salah satu Induk Organisasi (Inorga) di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional(FORNAS) VIII NTB tahun 2025.
Lokasi venue di Gedung Graha Praja Bakti Kantor Gubernur NTB. Dari tanggal 29 Juli sampai 30 Juli, lomba tersebut diadakan, ia berhasil meraih medali emas ketiga dalam perlombaan Yoga kategori Single, pasca kesuksesan meraih medali yang sama di FORNAS VI dan VII.
Ditemui, Kamis (31/07/2025), Arkan mengaku kesuksesannya tersebut tidak lepas dari rentetan proses yang dilaluinya. Seperti latihan yang dijadwalkan secara rutin dan difokuskan ke untuk mematangkan persiapannya berlomba. Hal ini membuatnya merasa confident untuk bersaing dengan pegiat-pegiat dari provinsi lain.
"Kalah dan menang itu soal belakangan namun kapasitas Latihan yang harus disempurnakan. Pikiran saya adalah saya tetap harus latihan dan latihan terus-menerus dengan program yang saya buat sendiri serta yang di buat oleh guru senior di Jakarta," tegasnya
Selain menambah pundi-pundi prestasinya, dalam kesehariannya Arkan juga menggeluti profesi sebagai pengajar. Menurutnya, dengan mengajarkan Yoga ke orang lain, sama halnya dengan melatih dan menjadi salah satu cara untuk mengenal diri sendiri.
"Selain berlatih yoga juga dengan mengajar yoga juga dan itu kunci aaya mengenal tubuh saya sendiri. maka dari itu saya secara kontinyu berlatih hingga di hari pertandingan saya menunjukkan hasil dari latihan saya dengan bersih, tidak ada yang jatuh atau gagal," ulasnya.
Sebaliknya, Arkan juga mengucap syukur atas kemampuan dirinya dan rekan-rekan sesama pegiat Yoga. Karena pada FORNAS III, sudah menampilkan sekaligus mempersembahkan yang terbaik bagi daerahnya.
“Dan untuk yang grup saya, terus berlatih dengan rutin. Jujur walau hanya latihan seminggu, dengan background masing-masing teman sebagai pengajar yoga juga, kita bisa tampil dengan maksimal di hari perlombaan,” ujarnya.
Pewarta : Kadri Ramdani.
0 Komentar