Lombok Utara, (postkotantb.com) - Kabupaten Lombok Utara merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi,seperti gempa bumi,banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, serta potensi bencana lainnya. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya pencegahan dan kesiapsiagaan
yang berkelanjutan melalui penyampaian informasi kebencanaan yang cepat, tepat, dan
dapat dipahami oleh masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara, Zaldi Rahadian,ST, mengantarkan, Media massa dan jurnalis memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi kebencanaan kepada publik. Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif dapat
meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko bencana, langkah mitigasi, serta
tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana.
Sebaliknya lanjut Zaldi, informasi
yang kurang tepat berpotensi menimbulkan kepanikan, kesalahpahaman, dan disinformasi
di tengah masyarakat.
Dalam konteks tersebut, BPBD Kabupaten Lombok Utara memandang perlu adanya kegiatan Pelatihan Jurnalis Kebencanaan/Peduli Bencana sebagai upaya memperkuat
kapasitas media dan jurnalis dalam memahami isu kebencanaan secara komprehensif.
Melalui kegiatan ini, BPBD KLU memfasilitasi ruang pembelajaran, diskusi, dan koordinasi bagi insan pers agar memiliki pemahaman yang sama terkait karakteristik
ancaman bencana di Kabupaten Lombok Utara,sistem penanggulangan bencana,serta
prinsip komunikasi risiko dan komunikasi krisis.
Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM)Sub-Urusan Bencana sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018,khususnya pada indikator pelayanan dasar yang menekankan:
· Peningkatan kapasitas masyarakat dalam pencegahan dan kesiapsiagaan bencana,dan
· Penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat secara efektif dan
berkelanjutan.
Pelatihan jurnalis ini berkontribusi langsung dalam mendukung capaian indikator SPM
melalui penguatan peran media sebagai mitra pemerintah daerah dalam komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kebencanaan. Jurnalis dan media yang memiliki
pemahaman kebencanaan yang baik diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas
dengan pesan-pesan pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana secara tepat sasaran.
Sekda Kabupaten Lombok Utara, Sahabudin,M.Si, terkait kondisi Geografis KLU rawan akan bencana. Dalam kontek ini peran jurnalis diharapkan dapat bekerja sama yang tentunya dalam menyampaikan informasi terkait kebencanaanemiliki wawasan yang luas baik dalam sosialisasi maupun dalam penyampaian pesan ke masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai peningkatan kapasitas insan
pers, tetapi juga sebagai bagian dari strategi daerah dalam memenuhi kewajiban, harap Sahabudin.
Jadwal pelaksanaan kegiatan bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
dengan kebijakan dan kondisi yang berkembang.
Pada kesempatan ini peserta kegiatan sebanyak 55 orang,terdiri dari : No Unsur Media
1 .Koran Lombok Post (Habib)
2. Pos Bali (Opik)
3. Radar Lombok (Dery)
4. Suara NTB (Johari)
5. Radar Mandalika (Rohadi)
Online
6. Gerbangindonesia.co.id (Riko)
7. Grafikanews.com (Esal)
8. penantb.com (Teno)
9. Katada.id (ldham)
10. Kicknews.today (Anggi)
11. Insidelombok.com (Devi)
12. Dailylombok.com(Satria)
13. Lombokvibes.com (Dewik)
14. Mediajurnalindonesia.com (Dol)
15. Timesindonesia.com (Hery)
16. Wartabumigora.com (David)
17. postkotantb.com(Jaharudin)
18. Siarpost.com (Nisa)
19. Utarapost.com (Laela)
Elektronik :
20. Samalas TV (Eja)
21. Sasak TV (Sahdan)
22. Getinside TV (Aris)
23. Tanjung TV (Sahnan)
24. TVRI (Ajik)
25. RRI (Afriza)
26. Metro TV (Adhy)
27. Lalu Suminggah Edi (FWLU)
Datu Danu Winata (FWLU)
Lainya :
Unsur Kencana Pemenang
Unsur Kencana Tanjung
Unsur Kencana Gangga
Unsur Kencana Kayangan
Unsur Kencana Bayan
Pusdalops BPBD KLU
PMI Lombok Utara
PLN Lombok Utara
Asosialsi Kepala Desa KLU (AKAD).
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos




0Komentar