Lombok Utara, (postkotantb.com) – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Gangga menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk memperkuat program-program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Camat Gangga, pada hari Rabu, 3 Desember 2025 M / 12 Jumadil Akhir 1447 H.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pengurus TP-PKK Kecamatan Gangga, meliputi Ketua, Wakil Ketua (Waka), Sekretaris, dan Ketua Pokja II. Selain itu, turut hadir seluruh Ketua TP-PKK Desa serta Kepala Seksi Pelayanan Umum (Kasi Pelum) Desa dan staf Kessos Kecamatan.
Acara diawali dengan panduan dari MC sekaligus moderator, L. Firman Ardiansyah. Kemudian, Sekretaris TP-PKK Kecamatan, Farida Adi, menyampaikan pengantar sekaligus maksud dan tujuan diselenggarakannya rakor ini.
“Rapat koordinasi ini menjelang akhir tahun dianggap penting untuk dilaksanakan terkait dengan beberapa program yang harus diperkuat dan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang,” ujar Farida Adi, menekankan perlunya perencanaan yang matang.
Dalam kesempatan tersebut, Farida Adi juga secara khusus memberikan penekanan terkait persiapan lomba di tahun mendatang.
“Pada tahun depan, adalah giliran Desa Rempek Darussalam untuk mewakili Kecamatan dalam mengikuti lomba Posyandu Keluarga. Oleh karena itu, kita meminta agar desa yang bersangkutan dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan terstruktur sejak awal,” tegas Farida Adi, menggarisbawahi pentingnya kesiapan dini.
Sesi inti dilanjutkan dengan pemaparan materi secara rinci dan detail oleh Wakil Ketua TP-PKK Kecamatan Gangga, Nursim. Materi utama yang disampaikan adalah mengenai Dasa Wisma, termasuk syarat pembentukannya dan administrasi pendukungnya.
Pemaparan Dasa Wisma ini bertujuan untuk memastikan seluruh pengurus PKK di tingkat desa memahami secara mendalam peran dan fungsi Dasa Wisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di lapangan.
Selain Dasa Wisma, Wakil Ketua TP-PKK Kecamatan Gangga, Nursim, juga menyampaikan materi penting terkait upaya pencegahan dan penanganan Stunting.
Nursim menjelaskan secara komprehensif mengenai definisi stunting, dampak buruknya terhadap tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia, serta peran strategis TP-PKK mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dalam mengidentifikasi, mendampingi, dan memberikan edukasi kepada keluarga yang berisiko. Materi ini menekankan pentingnya 10 Program Pokok PKK sebagai instrumen utama dalam meningkatkan gizi, sanitasi, dan pola asuh yang benar di tengah masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Rukayah, Ketua Pokja II TP-PKK Kecamatan, turut menekankan pentingnya pendataan yang konkret terkait dengan Dasa Wisma yang tersebar di seluruh desa. Rukayah menyampaikan bahwa data yang akurat dan terperinci sangat krusial sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program PKK, terutama yang berkaitan langsung dengan kelompok keluarga terkecil di tingkat Dasa Wisma.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan menghasilkan beberapa catatan penting diantaranya, Sekretaris TP-PKK Desa Selelos mempertanyakan secara spesifik terkait siapa saja yang boleh menjadi anggota Dasa Wisma untuk memastikan tidak adanya kekeliruan dalam pembentukan kelompok.
Kemudian, Kasi Pelayanan Umum Desa Gondang, Moh. Isnaeni, menyoroti kembali terkait syarat pembentukan Dasa Wisma. Selain itu, ia juga mengusulkan agar format pendataan yang digunakan direvisi dan diperbesar agar lebih mudah diisi dan dibaca. Moh. Isnaeni menambahkan bahwa desanya saat ini sedang giat melakukan pendataan terkait penyakit menular.
Sementara, Kasi Pelayanan Desa Reda menyampaikan terkait kesiapan desanya ditunjuk mewakili Kecamatan dalam mengikuti lomba Posyandu Keluarga tahun depan. Ia meminta pembinaan secara intensif dari pihak kecamatan untuk memastikan persiapan berjalan optimal.
Menutup rangkaian acara, Rinda Masriana, Ketua TP-PKK Kecamatan Gangga, menyampaikan apresiasi dan himbauannya.
“Saya mengapresiasi kehadiran dan semangat semua pihak, baik dari pengurus kecamatan maupun desa, yang menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat program kerja,” ujar Rinda Masriana.
Ia kemudian menghimbau seluruh peserta, khususnya Ketua TP-PKK Desa, untuk menindaklanjuti hasil rakor dengan serius, terutama dalam penertiban administrasi Dasa Wisma dan fokus pada penanganan stunting.
“Mari kita bekerja sama dengan data yang valid dan semangat gotong royong agar program kita di tahun 2026 dapat mencapai sasaran, demi terwujudnya keluarga yang sejahtera di Kecamatan Gangga,” tutupnya.
Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama dan rencana kerja yang solid, sehingga program-program TP-PKK Kecamatan Gangga dapat berjalan efektif dan optimal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di tahun 2026.
Pewarta: Jaharuddin.S.Sos





0Komentar