Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan Safari Sumbawa Menanam di Desa SP2 Prode, kecamatan Plampang, Kamis (29/1). Program yang merupakan bagian dari Sumbawa Hijau Lestari ini dirancang tidak sekadar sebagai gerakan tanam pohon, tetapi sebagai upaya terpadu untuk menjaga ketahanan air, memulihkan lingkungan, dan mendorong penguatan ekonomi desa.

Sebanyak 1.750 pohon ditanam di wilayah SP2 Prode yang selama ini termasuk daerah rawan kekeringan saat musim kemarau. Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si., menyampaikan bahwa keterbatasan air bersih masih menjadi persoalan utama yang dihadapi masyarakat desa.
“Kami berharap adanya pembangunan dua hingga tiga titik sumur bor, serta perhatian pemerintah daerah terhadap akses jalan menuju SP2 Prode yang saat ini mengalami kerusakan,” ujarnya.


Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menegaskan bahwa penyediaan air bersih tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan mengupayakan pembangunan sumur bor melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pertanian, namun tetap menempatkan penghijauan sebagai fondasi utama.
“Tanpa penghijauan yang berkelanjutan, sumur bor tidak akan menjadi solusi jangka panjang. Kawasan yang hijau akan menjaga cadangan air tanah dan memperpanjang keberlangsungan sumber air,” tegasnya.

Selain aspek lingkungan, Bupati juga menyoroti potensi ekonomi dari tanaman produktif yang ditanam melalui program ini. Tanaman sengon, misalnya, memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat. Satu hektare sengon, menurut Bupati, berpotensi menghasilkan hingga Rp200 juta pada masa panen.


Di sisi lain, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada infrastruktur penunjang. Perbaikan akses jalan menuju Desa SP2 Prode akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Bupati pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengakomodir dan memprioritaskan penanganan ruas jalan tersebut.

Kegiatan Safari Sumbawa Menanam diikuti oleh Bupati Sumbawa bersama jajaran kepala perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), Camat Plampang, para kepala desa se-Kecamatan Plampang, serta masyarakat Desa SP2 Prode. 


Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa penghijauan bukan hanya menjaga alam, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi ketahanan air, ekonomi desa, dan keberlanjutan pembangunan daerah. (Jhey)