Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H.Mohamad Ansori, menghadiri Grand Opening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbawa Labangka yang dirangkaikan dengan tasyakuran dan buka puasa bersama, Minggu (22/02/2026). Fasilitas ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 23 Februari 2026.
Peresmian tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum, Camat Labangka, Kepala SPPG Sumbawa Labangka, serta perwakilan Yayasan Keramat Manimbaya Dua sebagai mitra pengembangan.
Perwakilan Yayasan Keramat Manimbaya Dua, H. Hilal Alamudy, S.I.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap percepatan pembangunan SPPG. Ia menegaskan bahwa fasilitas ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pemerintah pusat guna memperkuat kualitas gizi generasi muda.
“Kami bergerak cepat agar program ini segera berjalan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Camat Labangka, Alfiansyah, S.STP., menyampaikan bahwa kehadiran SPPG sangat strategis bagi wilayahnya yang masih menjadi lokus stunting. Ia berharap fasilitas ini mampu menjadi solusi nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak.
“Kami menyampaikan terima kasih atas berdirinya SPPG di Labangka. Ini adalah harapan baru bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa bertindak sebagai penanggung jawab tim percepatan dan pengendalian program pemenuhan gizi, termasuk integrasinya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini bukan sekadar intervensi kesehatan, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul.
Anak-anak yang terpenuhi gizinya akan memiliki daya konsentrasi dan motivasi belajar yang lebih baik, terutama bagi kelompok ekonomi rentan.
“Pemenuhan gizi adalah fondasi utama membangun SDM berkualitas. Jika gizinya baik, maka semangat belajarnya kuat, dan masa depannya lebih terarah,” tegasnya.
Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, kehadiran SPPG juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pada tahap awal, hampir 50 tenaga kerja lokal terserap dalam operasional fasilitas tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa program ini menghadirkan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.
Wakil Bupati juga mengingatkan agar pelaksanaan program tetap menjunjung prinsip transparansi dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Grand Opening SPPG Labangka berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, ditutup dengan doa bersama serta buka puasa. Pemerintah daerah berharap fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas generasi Sumbawa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Jhey)




0Komentar